Buka Rakernis Penyelenggaraan Pemdes, Kasrul Harap Sinergitas Semua Stakeholders

oleh -24 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pemerintah Provinsi Maluku melaksanakan Rapat Kerja Teknis Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2019, Rabu (27/11/2019) di Gedung Serbaguna Xaverius, Ambon,

Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kasrul Selang, mengungkapkan bahwa penyaluran dana desa oleh pemerintah pusat sejak tahun 2015 Sampai dengan saat ini di 1.198 desa pada 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku lebih kurang mencapai Rp. 4,1 triliun

Kelipatan tersebut menurut Kasrul sesuai dengan filosofinya telah mampu meningkatkan pelayanan publik di desa, memajukan perekonomian desa dan mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa sorta memperkuat masyarakat desa sebagai subjek dari pembangunan itu sendiri.

Namun demikian, disadari sungguh masih banyak persoalan yang harus dibenahi.

Besaran dana desa yang disalurkan selama 5 tahun berdasarkan data Indeks Desa Membangun (IDM) per kabupatenkota Provinsi Maluku tahun 2019 masih belum memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan status desa di Provinsi Maluku.

Baca Juga  Inilah Negara yang Tidak Terpapar Virus Corona

Jumlah status Desa Mandiri di Provinsi Maluku sampai dengan tahun 2019 baru mencapai 10 desa atau sebesar 1%, Desa maju 84 desa atau sebesar 7%, Desa berkembang 376 desa atau sebesar 31%, desa tertinggal 580 desa atas sebesar 31% dan desa sangat Tertinggal 145 desa atau sebesar 12%.

Selain status desa terdapat 636 dipimpin oleh Kepala Desa definitif sedangkan 562 desa masih dipimpin oleh seorang pejabat kepala desa.

Gubernur Maluku berharap dengan adanya rapat teknis ini menjadi sarana penting bagi terciptanya kesamaan persepsi dan sinergitas diantara sesama aparatur penyelenggaraan pemerintahan baik di tingkat kabupaten/kota maupun desa dalam rangka percepatan pembangunan desa menuju desa sejahtera dan mandiri di Provinsi Maluku.

Baca Juga  12 Negara Sudah Lolos. Pukki Bawa Finlandia ke Putaran Final Euro 2020

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kasrul Selang dalam wawancara usai kegiatan pembukaan, mengungkapkan kepada awak media bahwa diharapkan para pendamping kemudian para kepala desa sebagai pelaku utama dan masyarakatnya ini seyogyanya semua Dana Desa dimanfaatkan untuk program yang berdampak ekonomi,

Apakah itu ekonomi asetnya di dalam BUMDES ataupun badan usaha antar desa. hal ini untuk menghindari dan meminimalisir kegiatan yang beautifikasi yaitu kegiatan yang memperbagus desa dan seterusnya.

“Kegiatan beuatifikasi memang sangat penting namun untuk desa yang belum Mandiri, pengelolaan Dana Desa diharapkan memiliki dampak untuk meningkatkan perekonomian desa” jelas Kasrul

Hal ini juga dipertegas oleh Rahman Soumena selaku pendamping atau tim yang membantu dalam mengurus dana desa yang diberi tugas oleh Gubernur Maluku.

Baca Juga  Putus Penyebaran Covid-19 di Kota Ambon, Brimob Maluku Habiskan 1000 Liter Cairan Disinfektan

Soumena menyatakan bahwa dirinya lebih fokus pada pembangunan berlandaskan kewilayahan atau gugus Pulau.


“Konsep yang akan dijelaskan kepada bapak-bapak Kades yaitu bagaimana kita membangun pergugus dengan cara dikeroyok tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kalo dikeroyok Saya yakin, masyarakat desa akan mandiri dan sejahtera” ungkapnya mengakhiri. (shinta/angel)