Bukan Cuma Pencitraan, bagi-bagi Sembako Jokowi Itu Juga Contoh Buruk

oleh -221 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Aksi Presiden Jokowi membagi-bagikan langsung bansos untuk masyarakat terdampak corona atau Covid-19 masih jadi perbincangan hangat.

Banyak yang menganggap bahwa aksi itu tak lebih dari sekedar pencitraan.

Di sisi lain, Jokowi berkali-kali menekankan agar anak buahnya segera mendistribusikan bansos kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Wasekjen Partai Demokrat Muhamad Rifai Darus kepada RMOL, Senin (4/5).

Rifai menilai, aksi Jokowi bagi-bagi sembako langsung itu jelas menjadi contoh yang buruk.

Yakni, mengabaikan imbauan pemerintah yang selama ini meminta masyarakat menerapkan physical distancing.

“Pemimpin adalah suritauladan. Pemimpin kita terkadang tidak memberikan suritauladan itu dengan paripurna,” ujarnya.

Menurutnya, bagi-bagi sembako itu justru memicu berkumpulnya masyarakat banyak.

Baca Juga  Casis SIPSS Polda Maluku Tes Kesehatan

“bahkan keliling bertemu masyarakat yang sebenarnya enggak perlu karena sudah ada tugas yang lain,” katanya.

Direktur Eksekutif Indonesia Development Review mengajak kepada seluruh pemimpin negara baik pusat dan daerah untuk bergotong royong membantu rakyat dan negara.

Raisa dan adik-adiknya akan terus membuat Ashari lebih sibuk. Sampai ia rela menurunkan pangkatnya sendiri menjadi humas Unair. (red/rtm/rmol)