Bukit Shafa-Marwah, Kisah di Balik Perjuangan Ibu yang Tak Pernah Menyerah

oleh -135 views

Dari upaya Siti Hajar dalam mencari air dengan berlari-lari kecil di antara dua bukit tersebut kemudian ibadah sa’i disyariatkan.

Proses Sa’i di Bukit Shafa dan Marwah

Dalam buku Blusukan di Makkah dan Madinah karya Hasanudin Abdurakhman dijelaskan bahwa Bukit Shafa dan Marwah berada di sebelah timur Ka’bah. Jarak antara keduanya sekitar 500 meter, sementara jarak dari Ka’bah ke Shafa dan Marwah masing-masing kurang lebih 100 meter dan 350 meter.

Saat ini, kedua bukit tersebut sudah berada dalam bangunan tertutup. Bukit Shafa tampak seperti gundukan batu yang dilapisi kaca, sedangkan Bukit Marwah berupa hamparan batu sekitar 3 meter persegi yang permukaannya dilapisi bahan pelindung.

Baca Juga  Eks Wakil Kepala BGN Ajukan JC, Klaim Ada “Nama Besar” di Balik Korupsi Program MBG

Keduanya dihubungkan oleh jalur berlapis marmer dengan lebar sekitar 20 meter dan terdiri dari dua lantai. Jalur ini dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu untuk jamaah umum yang berjalan pulang-pergi serta jalur khusus pengguna kursi roda yang lebih pendek.

Pelaksanaan sa’i dimulai dari Bukit Shafa. Sebelum berjalan, jamaah menghadap ke Ka’bah untuk berdoa, kemudian bergerak menuju Marwah. Di tengah perjalanan terdapat area yang ditandai lampu hijau, yang dikenal sebagai Bathn al-Masâ’il. Dahulu tempat ini merupakan lembah, dan pada titik ini jamaah laki-laki dianjurkan berlari kecil.

No More Posts Available.

No more pages to load.