Buntut Ketum PG, Tinggapy Akui Keretakan Dengan Umasugi

oleh -1 Dilihat

[carousel_slide id=’12211′]

@Porostimur.com | Namlea : Dinamika politik dalam tubuh Partai Golongan Karya (Golkar) seolah masih belum terselesaikan.

Walaupun secara de jure, Airlangga Hartarto telah memuncaki partai politik yang pernah menanamkam cakra kekuasaan politiknya selang masa kepemimpinan Presiden RI kedua, Soeharto.

Namun kenyataannya masih ada dilema yang tersisakan pada struktur kepengurusan pada level Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Konflik internal ini juga merambat ke DPD Golkar Kabupaten Buru, selang beberapa waktu terakhir hingga merepresentasikan ketidakseimbangan partai berlambangkan pohon beringin itu.

Kubu pendukung Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang digawangi Ketua DPD Golkar Buru sekaligus Bupati Buru, Ramli Umasugi, harus berseberangan dengan kubu pendukung Airlangga Hartarto yang digawangi Ketua Harian DPD Golkar Buru sekaligus Ketua DPRD Buru, Iksan Tinggapy.

Baca Juga  Pengadilan Agama Ambon Gelar Sidang di Pelauw, Tujuh Perkara Disidangkan

Adanya keretakan ini, tidak dipungkiri Tinggapy saat dikonfirmasi wartawan, di kediamannya, Selasa (20/8).

Menurutnya, kedua kubu dimaksud hanya berbeda pandangan.

”Ya kalau saya dengan Ketua DPD Pak Ramly berbeda pandangan dalam sisi memilih Ketua Umum DPP PG,” ujarnya.

Saat pemilihan dimaksud digulirkan, akunya, Umasugi dalam kapasitas sebagai Ketua DPD Partai Golkar Buru, telah memberikan dukungan tertulis kepada Bamsoet.