Cemburu, Pelaku Tikam Korban Dengan Pecahan Kaca Lalu Melarikan Diri

oleh -232 views
Link Banner

Porostimur.com | Bitung: Fiorela Abas alias Vio (19), warga Kelurahan Manembo-Nembo Atas, mengalami penganiayaan dengan benda tajam oleh pelaku berinisial SK alias Soraya, Sabtu (12/10), Pukul 05.30 Wita.

Peristiwa naas yang terjadi dikost-kostan Helllo Kitty di Kelurahan Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa, membuat penghuni kost terbangun dari tidur karena mendengar suara keributan.

Kakak korban bernama Anita Kalengkongan kepada porostimur.com mengatakan dirinya mengetahui musibah musibah yang menimpa adiknya itu setelah dikabari Maneger Pub King.

“Mereka mengabarkan kalau adik saya sedang dalam penanganan tim medis Rumah Sakit Bitung karena luka tusukan benda tajam kaca dibagian atas dada dan luka sobek dibagian kepala,” ujar Anita.

“Akibat luka yang dialami adik saya, nyawanya nyaris melayang karena kaca yang masuk kedalam cukup dalam,” sambungnya.

Baca Juga  LSM Rorano Sarankan Gustu Covid-19 di Malut Lakukan Swab Test

Anita menjelaskan, menurut keterangan salah satu teman adiknya, pelaku SK melakukan penganiayaan disebabkan faktor kecemburuan, karena beberapa hari belakangan pacar pelaku (sesama jenis alias botler), sering duduk bersama adiknya di Pub King.

“Sebelum kejadian (Red – Kemarin Malam), adik saya meminta ijin ke managernya kalau ia tidak masuk kerja. Kemudian ia diajak temannya ke kos tersebut,” lanjut Anita Kalengkongan.

“Ketika mereka sedang asik ngobrol di kost, datanglah pelaku yang sudah dipengaruhi minum keras langsung membuat onar dengan cara memecahkan beberapa barang yang ada di dalam kamar termasuk kaca cermin,” paparnya.

“Dengan pecahan kaca itulah, pelaku menganiaya adik saya. Kami dari pihak keluarga meminta kepada petugas kepolisian agar menangkap pelaku yang sampai saat ini masih melarikan diri,” pungkas Anita.

Baca Juga  Ini Dia Penyebab Terjadinya Gempa Dahsyat di Ambon 26 September 2019 Lalu

Sementara itu, Kanit Buser Polsek Maesa, Ipda. Darus Tuegeh S.Sos ketika dkonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan, pelaku saat ini masih dalam pemburuan. (dan)