Cipayung Plus Nilai Pemkot Ternate Minim Solusi

oleh -86 views
Link Banner

Porostimur.com, Ternate – Kelompok Cipayung Plus, Maluku Utara yang terdiri dari, PMII, HMI, IMM, KAMMI, GMNI, dan GMKI serta Bem Univeristas Kahirun Ternate, menyesali sikap Walikota Ternate yang tidak hadir di saat demo mahasiswa menuntut persoalan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta kebutuhan bahan pokok, Senin (11/4/2022)

Yuhlief Assegaf salah satu perwakilan dari kelompok Cipayung Plus mengatakan bahwa sangat menyesali sikap Walikota Ternate yang tidak mau bertemu dengan masa aksi. Padahal kedatangan mereka adalah bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kota Ternate.

“Kami menyesali ketidak hadiran Walikota Ternate di tengah-tengah Masa aksi. Tuntutan kami tadi tidak ingin ada keterwakilan dari pemerintah kota Ternate, yang kami inginkan adalah walikota Ternate karna sebagai pemangku kebijakan,” kata dia.

Baca Juga  Celana Ini Bisa Buat Kamu Keliatan Tambah Tinggi, Simak Trik Memakainya Agar Keliatan Stylish

Bahkan kata Assegaf melalui perwakilan yang diberikan oleh pemerintah kota Ternate terkesan tidak memberikan solusi yang pasti soal kenaikan harga BBM dan sembako (minyak goreng).

“Kami juga menilai Sekot Ternate saat hering tadi terkesan cari muka, karna memberikan pernyataan seolah-olah melempar tanggung jawab kepada pemerintah pusat soal kelangkaan BBM dan Kelangkaan Minyak Goreng,” ujar Yuhlief.

Kekesalan Yuhlief yang juga Ketua PKC PMII Maluku Utara itu kepada Dewan Perwakilan Rakyat yang hanya memberikan dukungan tanpa sikap tegas.

“Apa yang disampaikan tadi tidak ada subtansi, dan DPRD tidak tegas hanya memberikan dukungan kepada masa aksi,” ungkap Yuhlief.

“Bagi kami alasannya, terlalu mengawan-ngawan tanpa subtansi, terkesan hanya memberikan mimpi-mimpi saja, karena semua akan dikonsultasi ke pemerintah pusat. Ini alasan yang tidak logis,” pungkasnya. (Adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.