Cipta kondisi, 3 pilar kamtibmas gelar pemusnahan 300 liter miras

oleh -104 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Tiga Pilar Kamtibmas merupakan salah satu program Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa.

Ketiga lembaga dimaksud berkaitan erat jika adanya masalah menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban dalam masyarakat.

Dalam pelaksanaannya Tiga Pilar Kamtibmas mengemban fungsi sebagai basis deteksi dini, basis solusi dan penegakan hukum (gakkum), sehingga permasalahan Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya yang terjadi di wilayah tingkat Desa harus dapat diselesaikan dengan adil, tepat dan tuntas.

(300 liter sopi di musnakan secara simbolis)

Salah satu bentuk konkrit terjalinnya kerjasama Tiga Pilar Kamtibmas dimaksud yakni pemusnahan 300 liter minuman keras (miras) tradisional jenis sopi, di Mapolsek Teluk Ambon, Rabu (29/11).

Link Banner

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergitas antara Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kecamatan Teluk Ambon, Polsek dan Koramil setempat, dengan tujuan mencegah terjadinya tindak kriminalitas dalam wilayahnya.

Baca Juga  Ramalan Cuaca Ambon hari ini, Senin 17 Agustus 2020
(Para Raja,  Kades serta pejabat lainnya turut ambil bagian dalam pemusnahan miras)

Acara ini juga dihadiri para Raja, Kades dan Lurah se-Kecamatan Teluk Ambon, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua koordinator angkutan warna merah, J. Martin, maupun undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bintara Tinggi Tuud Komando Rayon Militer (Koramil) 1504-01/Baguala, Pelda F. Resley memberikan atensi terhadap potensi gangguan kamtibmas dalam masyarakat.

”Kita harus selalu saling menjaga kerukunan antar umat beragama, peran serta dan pro aktif para tokoh masyarakat di wilayah sangat diperlukan untuk menghindari provokasi yang akan menghancurkan tatanan kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Menghindari terjadinya perkelahian antar kelompok di desa, Camat Teluk Ambon, Karel Patotnem,S.Sos, menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghindari miras.

Baca Juga  Lima Puisi Eko Saputra Poceratu
(Foto : Kapolsek Teluk Ambon, Iptu Mega Maruanaya)

Begitupun Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Teluk Ambon, Iptu Mega Maruanaya, membenarkan maraknya tindak kriminal yang diawali dari konsumsi miras.

Pembasmian peredaran miras dalam masyarakat maupun penertiban Angkutan Kota (angkot) maupun kendaraan bermotor (ranmor) yang tidak sesuai aturan, menjadi atensi khusus tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Bahkan, penolakan atas radikalisme menjadi prioritas pertama yang disuarakan masing-masing representasi ketokohan yang hadir.

Usai penyampaian aspirasi, acara dilanjutkan dengan pemusnahan miras dan makan patita bersama.