Citic Seram Energy sumbang 2 unit asrama untuk IPPMB Ambon

oleh -214 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Salah satu bentuk tanggung jawab sosial atau kerap dikenal corporate social responsibility (CSR), Citic Seram Energy Limited memberikan bantuan berupa 2 unit asrama kepada Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Bula (IPPMB) di Kota Ambon.

Kedua asrama ini berada pada lokasi berbeda, yakni di Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon dan di sekitar kompleks STAIN, Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau.

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Senin (19/11) hal ini dibenarkan Humas Citic Seram Energy Limited, Hatab Kilbaren.

”Adapun dua asrama itu berada pada dua zona di mana aktivitas adik-adik ini melakukan kegiatan perkuliahan. Jadi yang zona 1 adalah Poka. Di Poka itu untuk menampung adik-adik mahasiswa yang kuliah di Universitas Pattimura, Politeknik Ambon dan Akademi Keperawatan di Ambon. Sedangkan zona 2 itu asramanya dipusatkan di STAIN Ambon untuk menampung teman-teman mahasiswa yang kuliah di STAIN atau IAIN Ambon dan Universitas Darussalam (Unidar),” ujarnya.

Meskipun bantuan ini masih dalam skala kecil, akunya, diharapkan mampu memotivasi para pemuda, pelajar dan mahasiswa asal Bula di Kota Ambon, khususnya dalam menuntaskan tuntutan pendidikannya.

Baca Juga  Hadiri Acara Business Day, Kakanwil Kemenag Malut Apresiasi MAN 1 Ternate

”Harapan manejemen Citic adalah sedikit bantuan itu bisa memberikan motivasi buat adik-adik mahasiswa yang berasal dari Bula di Ambon. Dari bantuan sedikit itu, mereka bisa merasa memiliki perusahaan yang ada dan perusahaan juga sebaliknya, merasa punya tanggung jawab untuk mendorong adik-adik untuk bisa memperoleh pendidikan sesuai dengan harapan kita semua,” jelasnya.

Untuk pengaturan penggunaan kedua asrama dimaksud, jelasnya, pihaknya menyerahkannya sepenuhnya kepada pengurus IPPMB yang sudah dibentuk sebelumnya.

”Mahasiswa kurang lebih kurang lebih di IPPMB ini punya pengurus dan anggota kurang lebih 200 orang. Nanti mereka dibagi berdasarkan zona-zona itu. Itu diatur oleh pengurus secara internal, berdasarkan zona-zona tadi,” tegasnya.

Baca Juga  Sambut Idul Fitri, Komisi III Bahas Ketersediaan Stok Bahan Pokok

Dijelaskannya, meskipun Bula sendiri sudah dimekarkan menjadi 3 kecamatan, namun pihaknya masih tetap memberikan bantuan kepada pelajar/mahasiswa yang berada dalam wilayah kecamatan dimaksud.

Tentang bantuan riil berupa beasiswa langsung kepada mahasiswa, terangnya, pernah dijalkankan pihaknya, namun mengalami kendala pengawasan, sehingga digantikan dengan program ring 1 ini, termasuk di dalamnya bantuan asrama tadi.

”Bantuan ini memang merupakan tanggungjawab sosial dalam program kerja tahun 2018 Bula. Karena yang masuk dalam ring 1 yakni Kecamatan Bula. Sorry, Kecamatan Bula sendiri sekarang sudah dimekarkan menjadi 3. Tapi, Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa itu sendiri tetap berada pada zona itu. Jadi dulu 1 kecamatan, sekarang tetap IPPMB masih tetap satu bantuan dari  Citic. Mulai Citic tahun 2002, pernah ada bantuan beasiswa. Cuman karena ada beberapa kendala yang dihadapi oleh baik mahasiswanya sendiri maupun perusahaannya, sehingga waktu itu tidak diteruskan dialihkan ke program lain. Asrama  bukan pengalihan dari beasiswa. Dulu itu, tidak berhasil fungsi pengawasan terhadap bantuan dana beasiswa itu, sehingga dianggap mubasir. Lalu diarahkan untuk bantuan-bantuan lain diarahkan ke ring 1 lebih bermanfaat,” terangnya.

Baca Juga  DPD Partai Hanura Malut Usul 5 Nama ke DPP, Ada Irham Syahlan

Ditambahkannya, asrama dimaksud bukan hanya sekedar ditinggali namun juga biasa dimanfaatkan sebagai sekretariat maupun tempat berkumpulnya para pelajar dari kecamatan dimaksud.

”Mereka semuanya di bawah koordinir pengurus. Pengurus yang lebih tahu secara teknis. memang tidak semua tinggal di dalam asramanya, tapi asrama ini dia bisa dijadikan tempat tinggal mahasiswa IPPMB, juga bertindak sekretariat tempat berkumpul mahasiswa Bula. Jadi, ada apa-apa menyangkut mereka, sudah tampat berkumpulnya di situ,” pungkasnya. (keket)