Copot Marasabessy, Gubernur Maluku Dinilai Tabrak UU, Yeremias: Berakibat Pidana dan Bisa Dibatalkan

oleh -1,779 views

Porostimur.com, Ambon – Pencopotan Muhamat Marasabessy dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Maluku oleh Gubernur Murad Ismail dengan alasan pemalsual Nomor Induk Pegawai (NIP) yang menimbulkan polimik di tengah masyarakat, mendapat perhatian dari anggota DPRD Maluku.

Politisi Partai Golkar Anos Yeremias yang dimintai tanggapannya terkait pelemik tersebut mengatakan, Tidak ada unsur pemalsuan NIP oleh Muhamat Marasabessy. Dia menduga terjadi kesalahan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam menerbitkan NIP.

“Bisa disebut pemalsuan jika sejak awal saat pak Mad tes ASN, sengaja memalsukan akta kelahiran, ijasah, dll yang mengubah tahun kelahiran. Kenyataannya ini tidak ada, tapi dugaan kesalahannya ada di BKN yang mengeluarkan NIP. Mestinya kesalahan ini dikoreksi saja oleh BKN, karena masa pensiun pak Mat masih kurang lebih setahun lagi,” ujar Yeremias, Kamis (17/8/2023).

Baca Juga  Matangkan Pelaksanaan PIN Polio 2024, Pemkot Ambon Gelar Rapat Konsolidasi

Menurut dia, Sekda Maluku Sadali Ie diduga telah melakukan pelanggaran hukum dengan menyebut Marasabessy melakukan pelanggaran disiplin, berupa pemalsuan Nomor Induk Pegawai (NIP).

“Jika berita ini benar, pernyataan Sekda sangat tendesius dan patut diduga melanggar hukum,” tukasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.