CP tewas dikeroyok 2 pemuda mabuk

oleh -72 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Minuman keras kembali menjadi pemicu terjadinya kekerasan.

Kali ini, kekerasan berupa penganiayaan ini bahkan menelan korban jiwa, CP (36).

Ibarat kata pepatah untung tak dapat diraih, malang pun tak dapat dihindari.

Naas menimpa keluarga CP saat menyambangi keluarga istrinya, Ny DP (33), di Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Sabtu (4/5).

Sekembalinya dari sana, mobil yang dikendarai CP dan ditumpangi DP beserta kedua anaknya, ayah CP, RP dan juga ibunya, Ny MP, dihadang oleh dua pemuda tanggung di depan geudng Serba Guna Desa Eri, Kecamatan Nusaniwe.

Salah satu yang mencegat kendaraan CP yakni FL (29), sementara GL (28) menunggu di pinggir jalan.

Baca Juga  WHO Naikkan Status Virus Corona Jadi Pandemi

Mirisnya, saat kendaraan dicegat ini, kedua pemuda tanggung dimaksud sudah dalam keadaan mabuk berat.

Merasa terhalang oleh FL, CP pun membunyikan klakson mobil, namun FL yang sudah dalam kondsi fly ini tidak menggubris.

Saat turun dan menegur FL, CP pun dihajar Fl dan terjadilah adu fisik antara keduanya.

GL yang berada di tepi jalan pun ambil bagian dengan melakukan penganiayaan kepada CP.

Merasa kewalahan, CP pun hendak memundurkan mobilnya, namun di saat itulah ayahnya, RP dihajar oleh kedua pemuda mabuk tadi.

Tak terima, CP pun kembali turun dari mobilnya dan melayani perkelahian dengan kedua pemuda mabuk ini.

Sayangnya, saat berkelahi tadi, kedua pemuda ini rupanya sudah memegang sepotong kayu.

Baca Juga  HPMK Minta Kajari Usut Dugaan Kasus Korupsi Mantan Kades Kawata

CP yang dikeroyoki keduanya akhirnya jatuh terduduk dan tak sadarkan diri.

Sayangnya, saat berhasil dievakuasi ke RSUD Ambon, CP diketahui sudah meninggal dunia.

DP pun melaporkan kejadian ioni kepada pihak kepolisian dengan nomor laporan polisi LP/374/V/2019/Mal/Res Ambon, tertanggal 4 Mei 2019.

Menindaklanjutinya, KBO Sat.Reskrim Ipda Iqbal Satya Bimantara,S.Tr. memimpin personil Buser Sat.Reskrim Polres P. Ambon dan Pp. Lease, serta Ipda Richardo Suryawan yang memimpin personil Resmob Polda Maluku, berhasil mengamankan kedua pelaku, Sabtu (4/5), sekitar pukul 04.25 Wit.

Sementara barang bukti yang diamankan berupa 4 potong kayu dan 1 buah batu.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Mapolres P. Ambon, keduanya dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUH Pidana indak pidana penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang.

Baca Juga  Dandim 1509/Labuha dan Kapolres Halsel Pimpin Pembagian Masker Serentak Dalam Rangka OPS Yustisi

Hingga saat ini, pihak Penyidik Sat.Reskrim Polres P. Ambon dan Pp. Lease telah melakukan pemeriksaan atas 3 orang saksi, atas kasus dimaksud. (keket)