Cucu Bupati SBB, Bendahara Huamual Jarang Berkantor

oleh -56 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Bendahara Kecamatan Huamual, Risal Payapo, diduga jarang masuk kantor, yang berada di Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Risal yang merupakan cucu dari Bupati SBB, Moh. Yasin Payapo, lebih banyak menghabiskan waktunya di Dusun Wael, Desa Piru, yang merupakan kampung isterinya dari pada di kantor.

Menurut sumber, yang enggan dipublis namanya, Risal Payapo, selaku Bendahara Huamual, jarang sekali masuk kantor, dirinya selalu berkeliaran di luar jam kerja.

Dan lebih ironisnya lagi, Camat juga tidak dapat berbuat apa-apa, dan lebih memilih diam, dengan sering bolos bendaharanya dalam berkantor, entah kenapa dan apa alasan sehingga tidak bisa menegurnya, atau kah karena cucu dari seorang pimpinan di Kabupaten SBB ini,” cetusnya, Sabtu (6/2/2021).

Dirinya berharap, Moh. Yasin Payapo, Bupati SBB, agar segera menegur pegawainya, yang merupakan cucunya sendiri, sehingga dirinya tidak melakukan hal sembarangan sebagai Bendahara Camat Huamual dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Pintanya

Baca Juga  Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata Mulai Kegiatan di Lapangan

Yusuf Hatala, selaku Camat Huamual, saat dikonfirmasi via telephon, membenarkan, terkait dengan bendaharanya yang jarang berkantor tersebut, karena dia sudah mengundurkan diri secara langsung. Tapi, walaupun dia sudah tidak bekerja, dia masih bisa ambil gaji pegawainya.

“Dia bilang par beta sandiri, kalau nanti pak cari orang laeng par ganti dia jua, karena dia tau kalau dalam 1 Tahun, jabatan Bendahara Huamual diperpanjang atau digantikan, tapi dengan sendrinya dia minta ganti,” tukas Hatala.

Lanjut Hatala, untuk sementara saya sudah mengangkat pegawai saya untuk menggantikan posisi bendahara yang kosong, tapi tinggal tunggu SKnya keluar.

Ulah dari Bendahara Camat Huamual ini telah melanggar Peraturan Pemerintah No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PP Disiplin PNS) sebagai peraturan pelaksana UU ASN (yang masih berlaku sepanjang tidak bertentangan dan belum diganti berdasarkan UU ASN). Dalam pasal tersebut diatur beberapa kewajiban PNS, salah satunya adalah PNS wajib masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja. (andi)