Dalami Dugaan Korupsi Kapal Nautika, Jaksa Kembali Periksa Direktur PT. Tamalanrea

oleh -41 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Tim Penyelidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara terus mendalami dugaan korupsi pengadaan kapal Nautika dan pengadaan alat simulator pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Malut tahun 2019.

Untuk mengungkap kasus tersebut, lembaga Adhyaksa itu kembali memeriksa Direktur PT. Tamalanrea Karsatama.

Kasidik Pidsus Kejati Malut, Hasan M. Tahir mengaku pihaknya melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Direktur PT. Tamalanrea Karsatama berinsial IR dalam perkara dugaan korupsi kapal Nautika pada Senin (11/1/2021) pagi tadu.

IR diperiksa tiga jam, mulai dari pukul 09.00 WIT sampai 12.00 WIT dan dicecar 15 pertanyaan.

Dsngan demikian, lanjut Hasan, saksi yang diperiksa dalam kasus ini sudah 15 orang. Pihaknya masih membutuhkan beberapa keterangan lagi untuk menyimpulkan perkara tersebut.

Baca Juga  Akademisi Bongkar Ruwetnya Bansos Corona Rezim Jokowi

Sekedar untuk diketahui, proyek pengadaan kapal nautika pada Dikbud Malut itu dilakukan pada tahun 2019 yang diperuntukkan bagi SMK swasta di Kabupaten Halmahera Timur.

Anggaran yang digunakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 7,8 miliar. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Tamalanrea Karsatama.

Selain kapal, PT Tamalanrea Karsatama juga merupakan pemenang tender proyek pengadaan alat simulator yang dialokasikan ke tiga SMK, yakni SMK Negeri 1 Halmahera Selatan, SMK Sanana di Kabupaten Kepulauan Sula, dan SMK Negeri 1 Halmahera Barat.

Saat kasus ini mencuat, Kepala Dikbud yang menjabat saat itu adalah Imran Yakub. Meski demikian, jaksa masih melakukan pengumpulan bahan dan keterangan untuk menyimpulkan kasus tersebut. (red/pena)