Dampak buruk medsos, Korem gelar sosialisasi ke SMA Kartika

oleh -122 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Dalam kurun waktu kurang dari 20 tahun saja, perkembangan ilmu dan pengetahuan beserta teknologi, sangat signifikan dan sangat pesat.

Selain modernisasi, globalisasi informasi pun berkembang seiring perkembangan ketiga item yang sudah disebutkan di atas.

Bahkan, yang ngetrend belakangan ini dalam masyarakat yakni penggunaan media sosial (medsos).

Sayangnya, perkembangan medsos yang tanpa batas dan kontrol, justru memberikan dampak negatif kepada pengguna media sosial itu sendiri, terlebih generasi muda.

Link Banner

Mengantisipasi itu, Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya menggelar penyuluhan Dampak dari penggunaan Media Sosial (Medsos) bagi generasi penerus bangsa, kepada siswa-siswi SMA Kartika, di Aula sekolah dimaksud, Jalan Dana Kopra, Kel Wainitu Kota Ambon, Selasa (9/1).

Baca Juga  Assagaff apresiasi kontribusi HMI di Indonesia

Sosialisasi ini juga dihadiri Kepala Sekolah SMA Kartika XIII-1 Ambon, P. J. Saija,S.Pd,M.Si beserta para guru pembimbing SMA Kartika XIII-1 Ambon.

Antusiasme peserta akan materi penyuluhan sangat tinggi, dengan banyaknya pertanyaan yang dilayangkan kepada pemateri.

Sebut saja cara menghindari dampak negatif media sosial, sampai dengan bagaimana untuk menyikapi media sosial di era modern sekarang.

Rilis berita yang diterima wartawan dari Penerangan Korem (Penrem) 151/Binaiya, menyebutkan kegiatan dimaksud digagas Penrem dan materinya disuguhkan Sertu Dimas Ary Setyawan, kepada 70 orang siswa-siswi perwakilan dari SMA Kartika.

Menurutnya, medsos adalah sebuah media interaktif, dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual.

Baca Juga  Kakankemenag Ambon Hadiri Pembukaan UAMBN Tingkat Madrasah Aliyah se-Maluku

Begitupun blog, jejaring sosial dan wiki, akunya, merupakan bentuk medsos yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Sesuai definisi Andreas Kaplan dan Michael Haenlein, jelasnya, medsos merupakan sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi.

”Penyuluhan ini sangat penting disampaikan kepada mereka melihat semakin maraknya dampak negatif dari penggunaan Medsos, diharapkan setelah kita memberikan pemahaman kepada adik-adik sekolah ini, mereka dapat menggunakan Medsos dengan bijak,” ujarnya.

Salah satu peserta dari Kelas XII IPS, Edo Lekatompessy, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penyuluhan yang digelar Korem 151/Binaiya melalui tim Penrem di sekolahnya.

”Kami mengucapkan terimakasih kepada Korem 151/Binaiya karena telah membuka wawasan kita tentang penggunaan medsos, sehingga kini kami lebih paham tentang apa baik dan buruk dari dampak penggunaan medsos,” pungkasnya. (Jessica Soplera)