Dapat Vaksin Covid-19, Ini Testimoni Pangdam XVI/Pattimura dan Sekum Sinode GPM

oleh -57 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Maluku sudah melangsungkan vaksinasi Covid-19 tahap 1 hari ini, Jumat (15/1/2021) di RSUP dr. J. Leimena Ambon.

Terdapat 40 undangan yang telah diundang untuk melakukan vaksinasi Covid-19 dan beberapa dari mereka memberikan testimoninya setelah disuntik vaksin Covid-19, termasuk Pangdam XVI Pattimura, Mayjen TNI Agus Rohman dan Sekretaris Umum Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) , Pdt Elifas Maspaitella.

Jenderal Agus Rohman mengimbau seluruh masyarakat Maluku agar jangan takut untuk melakukan vaksinasi.

“Soal suntikan tadi, biasalah. Ya anggaplah saya digigit semut. Nggak sakit. Jadi masyarakat gak usah takut dengan adanya program vaksin ini, karena tujuannya juga dalam rangka untuk bisa melawan covid-19. Mudah-mudahan dengan upaya yang dilakukan pemerintah ini bisa cepat memulihkan perekonomian karena salah satu imbas dari covid ini adalah perekonomian”, ungkap Panglima dari Bandung Selatan itu.

Sebagai Wakil Ketua I Satgas Covid-19 Provinsi Maluku, Pangdam mengatakan Ia harus menjadi contoh bagi prajurit-prajuritnya di lapangan termasuk juga masyarakat agar masyarakat mau melakukan vaksinasi ini. Ia juga menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga  AJI Ternate Kecam Sikap Represif Oknum Polisi Terhadap Jurnalis di Ternate

“Mari kita bersama-sama untuk mentaati protokol kesehatan ini karena walaupun kita sudah divaksin jangan kita mengabaikan untuk melaksanakan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak”, ajaknya.

Sementara itu Sekretaris Umum Sinode GPM, Pdt Elifas Maspaitella mengaku bahwa dirinya memang takut untuk disuntik.

“Saya aslinya takut suntik. Saya bersyukur sudah bisa divaksin hari ini dan bagi kami secara khusus di gereja ini cara gereja dan umat beragama menopang seluruh program pemerintah untuk memutuskan mata rantai virus corona dan karena itu sejak pandemi melanda Maluku, kita berdoa supaya ada cara Tuhan untuk pulihkan kita semua”, ungkapnya.

Pdt Elifas juga mengajak semua warga jemaat Maluku untuk menjalani vaksinasi sebagai bagian komitmen untuk betul-betul memutuskan mata rantai virus corona di Provinsi Maluku.

Baca Juga  Viral, Istri Gigit Kelamin Suami karena Menginap di Rumah Istri Kedua

“Kalau kita mau covid selesai, jangan takut vaksin. Sebab vaksin adalah cara kita bersama-sama memutuskan mata rantai penyebaran covid di seluruh muka bumi ini. Kiranya Tuhan memberkati pemerintah yang sudah mengupayakan segala sesuatu ini,terutama para dokter dan tenaga medis yang selalu menjadi garda terdepan dan karena kita sama-sama harus bergandengan tangan, maka pada semua warga masyarakat terutama warga gereja jika pada waktunya saudara-saudara dijadwalkan untuk menerima vaksin, jalanilah dan jangan takut”, himbaunya.

Setelah menyampaikan testimoni, Pangdam, dan Sekum Sinode GPM menerima kartu tanda vaksinasi. Hal itu untuk diperlihatkan saat pemberian dosis vaksin kedua yakni 14 hari setelah pemberian dosis pertama. (alena)