Darah Tinggi Anfal, Karepesina Ditemukan Meninggal di Atas Jalan

oleh -45 views
Link Banner

[carousel_slide id=’11594′]

@Porostimur.com |Ambon : Keheningan Jumat (9/8) pagi di Kecamatan Pulau Haruku digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki paruh baya, di atas jalan raya dekat Dermaga Feri Negeri Kailolo, sekitar pukul 06.30 Wit.

Informasi yang berhasil dihimpun dari tubuh Polsek Pulau Haruku, menyebutkan penemuan sesosok mayat ini dilaporkan Komandan Peleton (Danton) Pos Wairiang Negeri Kailolo, Letda (Inf) L. Sihaloho.

Setelah melalui penelusuran beberapa saat, ternyata sosok mayat tersebut merupakan warga Negeri Rohomoni, Halek Karepesina (45).

Link Banner

Sesuai keterangan istrinya, SIty Sangadji (42), ketika bangun dan hendak membantu keberangkatan anak-anaknya ke sekolah, dirinya sempat menanyakan keberadaaan suaminya.

Namun oleh anak-anaknya dijawab bahwa yang bersangkutan sedang berolahraga pagi.

Baca Juga  Kesembuhan Harian Meningkat Pesat di Maluku Utara

Selain itu, akunya, Karepesina juga memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan sesak napas.

Sementara, salah satu saksi lainnya warga Negeri Kailolo, Ros Marasabessy (45), menjelaskan ketika dirinya menuntaskan sholat subuh, sekitar pukul 06.00 Wit, dirinya sempat berjalan dari Dusun Wainana dengan tujuan hendak mencari biji buah pala yang gugur.

Namun saat dirinya melintasi lokasi kejadian (TKP), dirinya tidak melihat keberadaan Karepesina.

Saat mendengar adanya suara orang di sekitar TKP, ia pun bergegas dan melihat ada sesosok tubuh lelaki dewasa yang sudah tengkurap di atas jalan raya.

Dimana, sesosok ini mengenakan baju kaos singlet warna biru, bercelana hitam dan menggunakan kopiah warna putih.

Baca Juga  Wagub Maluku Sampaikan KUA-PPAS Perubahan APBD 2019

Setelah menerima laporan dimaksud, Polsek Pulau Haruku kemudian turun dan mengamankan TKP, melakukan olah TKP, serta melakukan koordinasi dengan pihak keluarga, namun pihak keluarga menolak diadakannya autopsi.

Namun melalui pemeriksaan visum luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Meski demikian, sesuai hasil pemeriksaan dr. Yestika Cendy Mayaut, ditemukan adanya luka lecet pada bagian pinggir mata sebelah kanan sepanjang 2 cm, pelipis kanan sepanjang 2 cm, serta dagu sepanjang 2 cm.

Karepesina diduga mengalami anfal penyakit darah tingginya dan tidak tertolong saat itu juga. (dayon)