Dari 21 Km Jalan Goin – Kedi, Tersisa 10 Km Belum Selesai Dihotmix

oleh -103 views
Link Banner

Poristimur.com | Jailolo: Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Maluku Utara (Malut) melakukan aksi tuntutan trhadap Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Halbar. Aksi berlangsung di depan Kantor Bupati dan Gedung DPRD Halbar ini menyampaikan 5 Poin tuntutan dari GMKI Kabupaten Halbar.

Salah satunya dalam 5 Poin tuntutan dari GMKI adalah realisasi proses tahapan penyelesaian jalan dari Matui- Tataleka (9 KM) dan Jalan Goin- Kedi panjangnya 21 Kilo Meter (KM) yang bersumber dari Sebagaian Anggaran Pinjaman Pemda Halbar sebesar 1,59 M. Senin,( 10/8/2020).

Koridintaor Aksi Foxet Nyong Dalam aksinya menyampaikan bahwa, Pemda dan DPRD saat ini terkesan lambat dalam melakukan penyelesaian pembangunana maupun pengawasan terkait penyelesaian pembangunan jalan Matui -Tataleka dan Goin- Kedi yang bersumber dari sebagian Dana Pinjaman Halbar sebesar Rp 1,59 M.

“DPRD Halbar terkesan tidak berfungsi dalam mengawasi kinerja Pemda terkait pembangunan jalan yang sampai sat ini tidak selesai, padhal harusnya sumber anggran untuk pembangunan tersebut selayaknya saat ini suda bisa dinikmati oleh warga ,” ungkap Foxet.

Aksi berakhir hering di gedung DPRD ini, Komisi III (tiga) DPRD Halbar Pdt. Murari dalam hering Menanggapi tuntutan GMKI, Murari menyampaikan bahwa Dana Pinjaman sebsaar 1,59 M, untuk 51 Milyar atau direalisasikan 49 M yang difokuskan untuk pembangunan Infastrutur jalan Goin- kedi, yang dimana 49 M dibagikan kurang lebi 24 M untuk pembanguanan infastruktur jembatan penghubung ruas jalan Goin-Kedi.

Baca Juga  Formasi Ideal Juventus Setelah Kedatangan Gelandang Timnas Italia, Manuel Locatelli: Lini Tengah Semakin Kuat

Sambungnya, Untuk sisanya kurang lebi 25 Milyar lebi difokuskan untuk pembagunnanan ruas jalan menuju Goin-kedi sepanjang 21 KM, dan saat ini pemabangunan pekerjaan jalan Hotmix tersisa 10 KM yang belum dilakukan pekerjaan, dari total panjangnya 21 KM Jalan Goin-Kedi.

“Dalam Dana Pinjaman sebesar 1.59 M itu, difokuskan untuk pembangunan ruas jalan Goin-kedi sebesar 49 M, dan jemabatan 3 suda selesai dikerjakan dengan besaran nilai kurang lebih 24 M.”

“Kami suda lakukan pemanggilan kepada dinas PU memepertanyakan jalan goin kedi yang belum selesai, sesuai hasil dalam penyampaian dari Dinas PU ke kami, dinas PU Pemda Halbar sampaikan kepada (komisi III) bahwa akan memulai lagi kerjakan minggu depan, yang tersisa panjangnya 10 KM belum di Hotmix, dari total panjang 21 KM,” jelas Pdt. Murari. 

Baca Juga  Mulai Terasa Hambar, Ini Cara Hangatkan Kembali Hubungan dengan Pasangan

Di kesempatan yang sama Ibnu Kadim, yang juga selaku Komisi III ini menyampaikan bahwa untuk pembangunan infastruktur jalan Matui- Tataleka sudah putus tanda tangan kontrak pada tahun 2019 lalu, dan belum ada terang untuk lanjutan kontrak kerja.

“Jalan Matui- tataleka, pekerjaan ini sudah selesai tanda tangan kontrak dan putus tahun 2019 lalu, itu akibat dari keterlambatan pekerjaan. Keterlambatan ini disebabkan karena keterlambatan pencairan dana dari Pemda melalui Dinas Keuangan. Dan saat ini belum dapat ditinjau kembali, jadi soal lanjutan pembangunan jalan itu belum dilanjutkan kontrak,” ungkapnya. 

Kata Ibnu, untuk penyelesaian Pembangunan jalan Goin- Kedi pemda berjanji dalam minggu ini atau dua minggu kedepan sudah akan dilanjutkan kembali dari kota Kecamatan Kedi- Goin. Sambung Ibnu, adapun kendala yang didapatkan oleh Dinas PU Halbar terkait keterlambatan soal pencairan anggaran pekerjaan, jadi tidak bisa saling menyalahkan.

Baca Juga  Geliat Demokrat di Tengah Erosi Kepercayaan Publik pada Penguasa

“Bupati janjikan akan mulai dikerjakan lagi dari Kecamatan menuju Tase. Keterlambatan kemarin itu, kelalaian atau keterlamabatan pencairan dari Dinas Keuangan Pemda Halbar, karena keterlambatan pencairan keuangan akhirnya menjadi mandek dalam pekerjaan. Jadi Sekarang kita tinggal mengawal janji Pemda tersebut,” pungkas Ibnu dalam hearing. (ash)