Daud Sangadji Jadi Tersangka Kasus Galian C Ilegal

oleh -284 views

Porostimur.com, Ambon – Raja Negeri Rohomoni Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), M Daud Sangadji ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku. Sangadji ditetapkan tersangka terkait kasus Galian C Ilegal di Negeri Rohomoni.

MDS ditetapkan sebagai tersangka dalam gelar perkara yang berlangsung Kamis (25/1/2024) di kantor Reskrimsus Polda Maluku.

“Benar, hari Kamis (25/1) sudah dilakukan gelar perkara, dan hasilnya Raja Rohomoni, saudara MDS resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus tambang ilegal,”ungkap Direktur Ditreskrimsus Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi Hujra Soumena, Jumat (26/1/2024) di Ambon.

Sebelumnya penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap MDS, Rabu (10/1/2024) lalu.

Dia dilaporkan warganya sendiri, setelah melakukan penambangan galian C di Air Besar (Waeira) negeri setempat, menggunakan alat berat eksavator miliknya.

Baca Juga  2 TPS di Kabupaten Polewali Mandar Sepi Saat KPU Gelar PSU

Ia dilaporkan oleh warganya sendiri, lantaran aktivitas tambang tidak memiliki Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB) dan tanpa Persetujuan Lingkungan atau Izin Lingkungan UKL-UPL.

Laporan ini lantaran warga khawatir aktivitas itu berdampak kerusakan lingkungan dan berpotensi terjadi bencana alam.

Galian C ini sudah berlangsung lama  dengan perkiraan hasil yang digerus mencapai ratusan meter kubik.

Material tersebut kemudian ia jual kepada kontraktor CV Filadelfia Jaya guna kepentingan Proyek Pengerasan Jalan di Haruku seharga Rp 1,3 juta – Rp 1,4 juta/ dump truck.

Atas perbuatannya, Sangadji dijerat Pasal 158 UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara dengan ancaman 10 tahun penjara dan Pasal 109 ayat (1) UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman 3 tahun penjara. (red)

Baca Juga  Tim Sukses Caleg Gagal Ledakkan Petasan Jumbo, 1 Orang Tewas

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.