Delapan Anggota PPL se-Kecamatan Botang Lomang Resmi Dilantik

oleh -85 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslu) Kecamatan Kepulauan Botang Lomang, resmi melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah janji Panitia Pengawas (Panwas) Kelurahan/Desa Se-Kecamatan Botang Lomang pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan tahun 2020.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Bawaslu Halsel Kahar Yasin, ketua dan anggota Panwascam serta ketua dan anggota PPK Botang Lomang dan delapan (8) anggota PPL.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji oleh Panwaslu Kelurahan/Desa itu berdasarkan Keputusan Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Kepulauan Botang Lomang Nomor : 05/Kep/PWS.K-BTL/lll/2020. Tentang Penetapan Anggota Panitia Pengawas Desa Se-kecamatan Kep. Botang Lomang Pada Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan Tahun 2020.

Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua Panwas Kecamatan bertempat di Kantor Camat Kepulauan Botang Lomang, Desa Bajo, Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu, (18/3/2020).

Sedangkan jumlah anggota PPL yang di lantik terdiri dari delapan orang per-Desa yakni Desa Bajo, Pasimbaos, Sawangakar, Toin, Kampung Baru, Batutaga, Prapakanda, dan Desa Tanjung Obit.

Baca Juga  Gubernur, Kapolda & Wakapolda Hadiri Pemancangan Tiang Pancang Pembangunan Kantor Polda Maluku

Ketua Bawaslu Halsel Kahar Yasin dalam arahannya menyampaikan agar Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kelurahan/Desa dapat menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai aturan dan kode etik yang berlaku serta pedoman perudang-undangan.

Kahar juga mengatakan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kali ini khususnya di Halmahera Selatan pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Halsel tahun 2020 memiliki tensi konflik yang cukup tinggih.

“Kita sudah bisa tau kondisi Halsel pada pilkada kali ini kondisi konflik baik tinggat Desa maupun Kecamatan hingga ke kabupaten cukup tinggih,” kata Kahar.

Sementara itu Ketua Panwascam Botang Lomang, Mahmud Mustari usai pelantikan tersebut mengatakan kegiatan pelantikan dan sumpah janji ini dilaksanakan setelah menjalani beberapa tahan dalam proses perekrutan PPL.

Baca Juga  Mulai anarkis, unjuk rasa mahasiswa Unpatti dibubarkan polisi

“Acara ini karena sudah ada hasil dari perekrutan serta tes wawancara dari anghota PPL beberapa waktu lalu dan sudah ada hasilnya sehingga kita langsung agendakan pelantikan dan pengambilan sumpah janji Panitia Pengawas (Panwas) Kelurahan/Desa Se-Kecamatan Botang Lomang,” jelas Mahmud.

Ketua panwaslu kecamatan Botang Lomang, Mahmud juga berharap agar setelah dilantiknya panwaslu kelurahan/desa ini bisa berjalan dengan lancar kinerjanya dan juga harus perpedoman pada undanga-undang penyelenggara serta kode etik.

“Harapannya mereka dalam hal ini panwaslu kelurahan/desa dapat bekerja sesuai peraturan perundang undang yang telah di tetapkan serta bekerja sesuai dengan tugas dan kewenangan panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) itu sendiri, ” ujarnya.

Baca Juga  Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI Resmikan Gereja Ulath

Mahmud juga menguraikan singkat terkait wewenang dan kewajiban yang harus dijalankan oleh Panwaslu desa/Kelurahan sesuai dengan UU RI No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum Pasal 108, 109 dan 110.

“Jadi dalam undang-undang itu teman² PPL bisa mempelajari agar tidak salah dalam menjalankan tugasnya,” tandasnya.

Ketua Panwascam Botang Lomang itu bilang Pemilihan Umum adalah salah satu  agenda yang bakal selalu melibatkan seluruh warga negara maka otomastis juga warga desa. Maka dari itu butuh petugas Panitia Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa untuk melancarkan agenda demokrasi ini.

Kemudian usai panlantikan dan sumpah janji pada Panwaslu Kelurahan/Desa dilanjtkan dengan Bimbingan Teknis (BIMTEK) pada delapan (8) anggota PPL tersebut. (adhy)