“Kegiatan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita memberikan ruang kepada generasi muda untuk berani berbicara, menyampaikan gagasan dan belajar menjadi pemimpin di masa depan yang kritis,” kata Ibnu.
Ketua DPRD Halbar itu menambahkan, peserta tidak hanya dituntut menguasai teknik berpidato. Mereka juga harus mampu membaca persoalan di sekitar dan menawarkan solusi melalui gagasan yang konstruktif.
“Tema-tema ini sangat dekat dengan kehidupan generasi muda. Kami berharap peserta tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga mampu menawarkan gagasan yang kreatif, inovatif dan solutif,” jelasnya.
Materi yang disampaikan para peserta pun tidak terbatas pada tema utama lomba. Sejumlah isu terkait kehidupan masyarakat, pembangunan, keadilan dan demokrasi turut menjadi bagian dari gagasan yang disampaikan.
Demokrat Ingin Anak Muda Berani Bicara
Ketua Fraksi Demokrat Halbar, Yoram Uang, mengatakan generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan Indonesia. Karena itu, ruang untuk mengasah keberanian dan kemampuan berpikir pelajar perlu terus dibuka.
Menurutnya, minat anak muda untuk berbicara di depan publik harus diarahkan menjadi kekuatan positif dalam kehidupan demokrasi.
“Jangan takut menyampaikan pendapat. Anak muda harus berani bicara, berani berpikir dan berani menawarkan solusi. Karena generasi muda adalah calon pemimpin masa depan,” ujar Yoram.









