Deretan ‘Omongan Kesombongan’ Pejabat Indonesia Terkait Virus Corona

oleh -525 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Virus Corona mewabah di Indonesia. Sudah 117 terdeteksi positif virus Covid-19 ini. Ada beberapa komentar kontroversial pejabat soal virus Corona ini.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pernah berkelakar soal virus Corona ini pada pertengahan Februari lalu.

Dan Menhub Budi Karya pun dinyatakan positif virus Corona oleh pemerintah pada Sabtu (14/2) malam.

Kata Menhub Budi Karya, beruntung hingga saat ini virus COVID-19 tak menyerang masyarakat Indonesia.

“Tapi (ini) guyonan sama Pak Presiden ya, insya Allah ya, (virus) COVID-19 tidak masuk ke Indonesia karena setiap hari kita makan nasi kucing, jadi kebal,” kata Budi Karya saat menyampaikan pidato ilmiah dalam acara peringatan Hari Pendidikan Tinggi Teknik (HPTT) ke-74 di Grha Sabha Pramana, UGM, Yogyakarta, Senin (17/2/2020).

Nasi kucing adalah nasi dengan porsi kecil dan lauk yang sangat sederhana seperti sambal ikan teri, telur, tempe dan beragam variasi lainnya. Nasi yang biasa dibungkus dengan daun pisang ini populer di Yogyakarta, Surakarta, dan Semarang.

Baca Juga  Imbas Pandemi, Pramugari Ini Pilih Jualan Konten Dewasa untuk Cari Uang Tambahan

Sementara Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyebutkan, virus Corona ini bisa sembuh sendiri.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyatakan penyakit yang dialami pasien penderita virus corona (Covid-19) dapat sembuh dengan sendirinya.

Demikian disampaikan Terawan kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020).

“Harus diingat ini penyakit self limited disease, penyakit yang bisa sembuh sendiri. Sama seperti virus lain,” katanya.

Menurut dia, kesembuhan itu memungkinkan jika tubuh seseorang memiliki imunitas yang baik. Oleh karena itu, Terawan selalu mengingatkan kepada semua pihak agar menjaga imunitas tubuh.

“Dari awal Gerakan Masyarakat Hidup Sehat itu terus kita gaungkan. Germas sudah digaungkan di mana-mana dan menjadi domain kita. Mudah-mudahan teman-teman wartawan juga ikut jangan sampai asik mencari berita kemudian lupa menjaga kesehatan dan imunitas,” katanya.

Baca Juga  Dua Kandidat Bertarung Rebut Kursi DPD I Golkar Malut

Terawan Agus Putranto juga pernah mengeluarkan kontroversi menyikapi melambungnya harga masker di masyarakat.

Dia merasa tidak heran dengan melambungnya harga masker di Indonesia.

Dia menilai harga masker mengalami lonjakan karena diburu masyarakat setelah munculnya virus Corona.

Terawan pun justru menyalahkan orang-orang yang membeli masker.

“Salahmu sendiri kok beli ya,” kata Terawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Terawan menilai orang yang sehat tidak perlu menggunakan masker untuk mengantisipasi virus.

Harusnya, kata dia, masker hanya digunakan oleh orang yang sakit agar tak menularkan penyakitnya ke lingkungan sekitar.

Ilustrasi virus corona. (Foto: net)
Ilustrasi virus corona. (Foto: net)

Sikap yang sama juga ditunjukkan juru bicara pemerintah soal penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengimbau masyarakat tidak perlu panik terhadap ancaman virus dengan nama resmi Covid­19 itu.

Baca Juga  Negerikan Kampus Uniqbu, Yayasan Iqra Buru Dinilai Belum Ikhlas

Dia bilang, virus dari Wuhan, Chi­na itu sama seperti influenza atau flu. Penyakit dengan gejala bersin­-bersin, batuk hingga demam menggigil itu memang menular, namun masyarakat Indonesia, katanya sudah bertahun­ tahun menghadapinya. “Covid­19 itu juga influenza. Mestinya kita juga menyikapi seperti itu,” ucap Yuri di Covid19 Media Center, Gedung Bina Graha, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Kamis (6/3).

Karena itu, ia meminta agar masya­rakat diedukasi agar tidak panik. Apa­ lagi, virus corona tidak disertai dengan tanda­tanda klinis yang terlalu berat. Bahkan cenderung hanya gejala flu sedang. “Karena ini adalah penyakit influenza, tidak berbahaya,” katanya. Cara mengantisipasi corona, jelas Yuri juga mirip. Biasanya, masyarakat sudah bjasa menyembuhkan flu dengan mengurangi aktifitas fisik, dan makan makanan bergizi. Begitupun dengan corona. (red/rtm/pjc)