Di Buru, balita disayat putus telinga dan jari

oleh -105 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Lagi-lagi kasus kekerasan terhadap anak masih saja mewarnai pentas kriminal di Maluku.

Kali ini kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur terjadi di tempat kost Mama Lala, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Minggu (6/1), sekitar pukul 08.50 Wit.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dari tubuh Kepolisian Resort (Polres) Pulau Buru, menyebutkan insiden ini menimpa seorang balita yang sedang bermain dengan kakaknya di dalam rumahnya di belakang Pasar Inpres Namlea.

Tiba-tiba muncul seorang wanita, Febi, yang kemudian mengendong dan membawa balita dimaksud ke dalam kamar mandi kos-kosan Mama Lala.

Usai menganiaya balita dimaksud, Febi kemudian membuangnya ke tempat sampah di tepi pantai.

Baca Juga  Bukan Cuma Pencitraan, bagi-bagi Sembako Jokowi Itu Juga Contoh Buruk

Balita yang dibuang ini, ternyata mengalami luka sayatan alat tajam hingga putus telinga kiri dan kanan, serta jempol tangan kanan.

Mendengar adanya penemuan anak kecil yang dibuang di tepi pantai itu, dua orang warga setempat, Radjis dan Ibu Ros, bergegas membawa balita dimaksud ke RSUD lala untuk mendapatkan perawatan medis sebagaimana mestinya serta melaporkannya kepada pihak Polsek Namlea.

Sesuai keterangan ibu korban, Tirawati, saat Febi menggendong anaknya, ia tidak mengenali bahwa yang digendong Febi adalah anaknya, terlebih saat itu anaknya dihadapkan kearah belakang.

Sementara ayah korban, Asri, sering berkeliaran di sekitar rumahnya, bahkan sering beristirahat di depan rumahnya.

Kuat dugaan, Febi mengalami gangguan kejiwaan.

Baca Juga  Sebanyak 106 Jemaah Umrah Perdana 2021 Tiba di Jeddah

Saat diinterogasi petugas kepolisian, Febi bersikeras tidak melakukannya, meskipun terdapat berkas dan noda darah pada baju dan sandal miliknya. (keket)