Di Sanana, APK masih saja terpasang pada sarana umum

oleh -63 views
Link Banner

@Porostimur.com | Sanana : Pasal 17 Peraturan KPU tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Legislatif, dengan tegas menyatakan bahwa alat peraga kampanye (APK) tidak diperbolehkan dipasang di tempat-tempat umum seperti jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik, taman maupun pepohonan.

Meski aturan tersebut sudah diterapkan, namun masih ada saja calong anggota legislatif (caleg) yang nekad memasang alat peraganya di tempat umum, termasuk di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara (Malut).

Pantauan porostimur.com Rabu (20/3) sore, nampak baliho-baliho ukuran kecil terpasang pada sejumlah ruas jalan di dalam Kota Sanana, dimulai dari Desa Mangon hingga Wai Ipa.

Mirisnya lagi, ada caleg yang memasang atribut kampanyenya di taman kota, median jalan serta memasang spanduk dengan cara melintang di atas jalan raya di tengah kota.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Sula, Iwan Duwila,S.Sos, M.Si, saat berhasil dikonfirmasi porostimur.com, membenarkan kondisi tersebut.

Baca Juga  5 Destinasi Wisata di Morotai yang Mempesona

Menurutnya, pihaknya telah berkali-kali melayangkan surat peringatan kepada semua pangurus partai politik (parpol) kontestan pemilu.

Sayangnya, akunya, tidak ada parpol yang serius menanggapi seruan pihaknya.

Meskipun sudah memberikan teguran tersebut, tegasnya, pihaknya justru tidak memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan tegas berupa penertiban.

”Bawaslu tidak punya kewenangan untuk menertibkan. Namun kami selalu melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Intinya, pemerintah daerah telah melakukan penertiban. Namun ada caleg yang nakal dan tidak taat pada aturan,” pungkasnya. (raks)