Dia Yang Bikin, Dia Yang Mungkir

oleh -35 views
Made Supriatma

Oleh: Made Supriatma, Peneliti dan jurnalis lepas. Saat ini bekerja sebagai visiting research dellow pada ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapura

Kita semua tahu kalau parlemen sangat cepat mengesahkan UU Ibu Kota Negara (IKN). Para politisi ini bergerak seperti “Lucky Luck,” yang menembak lebih cepat dari bayangan! Tentu ada alasan mengapa mereka bergerak demikian cepat.

UU ini nyaris minim dari diskusi publik. Sama seperti UU Cipta Kerja dan banyak UU lain yang disahkan oleh pihak yang berkuasa sekarang. Saat itu, kita melihat DPR seperti terowongan air: menelan semua saja yang masuk, termasuk sampah dan semua kotoran dan kuman penyakit yang ada didalamnya!

Baca Juga  Inilah Bangsa Pengkhianat Umat Islam pada Akhir Zaman

UU IKN ini memiliki makna khusus. Untuk kepala pemerintahan, ini menjadi alasan paling penting untuk tetap berkuasa. Dia minta kekuasaannya diperpanjang tiga periode, salah satunya karena “ingin menyelesaikan IKN.” Dia berusaha menjual IKN, yang katanya tidak akan membebani negara lewat APBN sepeser pun. Proyek senilai Rp 500 triliun atau sekitar US$32 milyar ini akan sepenuhnya dibeayai oleh investor.

Administrasi pemerintahan ini pun berusaha menjual proyek ini ke investor luar. Beberapa bank besar tertarik untuk untuk membeayai dan sudah menyampaikan komitmen mereka. Namun entah karena alasan apa, mereka menarik diri.

No More Posts Available.

No more pages to load.