Dibuang! Luis Suarez Bakal Beri Barcelona Mimpi Buruk

oleh -16 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Luis Suarez adalah seorang penyerang pembunuh. Dia selalu begitu, dan penurunan bakat fisiknya tidak memengaruhi fakta ini. Pemain Uruguay itu adalah tipe pemain seperti harimau lapar dengan pikiran satu jalur, yaitu memangsa dalam hal ini mencetak gol.

Ini terbukti saat melawan Eibar, ketika Atletico Madrid melakukan perjalanan membutuhkan kemenangan krusial untuk menjaga peluang gelar mereka. Perjalanan ke Basque pada pertengahan Januari tidak pernah mudah, terutama di tempat yang sama agresifnya dengan Ipurua.

Ketakutan semakin menjadi saat di menit ke-12 tuan rumah berhasil memimpin, kiper Marko Dmitrovic secara luar biasa mencetak gol penalti. Lima menit sebelum jeda, bagaimanapun, Suarez berhasil membalas mengalahkan lawannya untuk mencetak gol.

Babak kedua semakin menantang bagi Atletico, hingga Suarez kembali mencetak gol. Suarez mengambil penalti dan memberikan Panenka yang tenang untuk membawa Atletico meraih kemenangan.

Link Banner

Sementara itu, mantan klubnya Barcelona menjalani perpanjangan waktu di Copa del Rey melawan tim di divisi ketiga UE Cornella, gagal dalam mencetak dua penalti. Kondisi Barcelona tampak turun drastis ketika Lionel Messi absen dan sudah terbukti berapa banyak gol yang tercipta saat Suarez dan Messi berduet, tapi kini tak ada lagi.

Baca Juga  Jangan Sampai Kena Jeratan Rentenir Online, Ini Cirinya

Suarez memiliki jiwa pejuang, pembunuh, dan selalu begitu, sejak dia merobek pertahanan tim-tim di Liga Premier Inggris dengan jersey Liverpool. Dia bermain untuk menang, tidak seperti Antoine Griezmann yang begitu terpikat dengan selebritas permainan, dan ingin dikagumi dan dicintai. Suarez berbeda karena dia adalah seorang pembunuh di kotak penalti.

Dia membuktikannya saat Atletico tertinggal satu gol untuk kedua kalinya dalam hitungan hari, kebobolan gol ajaib di menit kesebelas dari Uros Racic dari Valencia. Joao Felix membawa Atletico kembali ke level yang sama sebelum Suarez mencetak gol pada menit ke-54, dan Angel Correa menambahkan gol ketiga segera setelah itu.

Suarez kini sudah mencetak 12 gol dari 15 penampilannya di La Liga musim ini, membawanya ke puncak topskor atau Pichichi bersama striker Sevilla Youssef En-Nesyri yang dalam performa terbaiknya.

Baca Juga  Numpang Isu Papua, Menlu RMS Kirim Surat Terbuka Kepada Dunia Internasional

Kepergiannya dari Barcelona memang masuk akal. Sulit untuk membenarkan memiliki dia dan Messi di tim yang sama mengingat kekuatan fisik mereka telah menyusut dan mereka tidak dapat berkontribusi sebanyak yang mereka lakukan.

Akan tetapi, sangatlah fatal memberikan Suarez bergabung dengan tim rival. Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson sempat berusaha mencegah Suarez bergabung dengan Liverpool, dan itu menjadi kenyataan dengan seringnya Suarez menyulitkan United. Kini, Suarez bergabung dengan Atletico dan tak terbayangkan bagaimana jika Suarez bertemu Barcelona sebagai musuh,

Suarez pasti punya dendam, tidak hanya dia disingkirkan tanpa perasaan oleh klub yang dia layani dengan rajin, tetapi dia jatuh ke dalam pelukan Simeone, seorang pria yang berkembang dalam kesulitan dan berjuang melawan rintangan. Terlebih lagi, di Atletico dirinya kembali menjadi pencetak gol yang mematikan. Barcelona harus siap dengan konsekuensinya saat berhadapan dengan Suarez nanti.

Baca Juga  Covid-19, Pemenang Vs. Pecundang

(red/bolalob)