Diduga Cabuli Istri Tahanan, 2 Polisi Diperiksa Propam Polda Sumut

oleh -416 views
Link Banner

Porostimur.com – Medan: Dua anggota Polsek Kutalimbaru di Deli Serdang diperiksa Bidang Propam Polda Sumatera Utara (Sumut) lantaran diduga mencabuli istri dari tahanan kasus narkoba.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, membenarkan adanya pemanggilan terhadap pimpinan Polsek Kutalimbaru untuk meminta klarifikasi atas tindakan oknum anggotanya.

“Iya lagi diperiksa,” kata Hadi kepada wartawan, dikutip, Selasa (26/10/2021).

Namun, Hadi belum memerinci lebih jelas terkait pemeriksaan atas dugaan pencabulan itu. Hadi juga tak mengetahui inisial anggota Polsek Kutalimbaru yang diduga mencabuli istri dari tahanan.

“Untuk inisialnya saya tidak tahu coba cari dahulu,” ucapnya.

Kasus kasus pencabulan terhadap istri tahanan diduga dilakukan dua personel Unit Reskrim Polsek Kutalimbaru yakni Bripka RHL dan Aiptu DR terhadap MU (19). Perempuan itu merupakan istri dari seorang tahanan kasus narkoba di Polsek Kutalimbaru bernama SM. Dua anggota polisi itu juga diduga melakukan pemerasan terhadap MU.

Baca Juga  4 Tewas, Wartawan di Caki-Maki Aparat di Jayapura

Kepala Lingkungan I, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Hakim Muddin mengatakan sempat ada penggrebekan di sebuah kos-kosan di Gang Buntu, Jalan Kapten Muslim.

Adapun dari penggrebekan di sebuah indekos itu Polisi menangkap dua orang terkait narkoba, yakni Sayed Maulana dan Andi Subrata.

Hakim menjelaskan, penangkapan yang diduga dilakukan oleh Polsek Kutalimbaru itu terjadi pada bulan Mei tahun 2021 lalu.

“Sepengetahuan kami Sayed Maulana dan Subrata itu ngekos di Jalan Kapten Muslim, Gang Buntu. Jadi kita dapat informasi dari yang menjaga kos bernama ibu erfaleni tentang kejadian di Bulan Mei itu,” kata Kepala Lingkungan I, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Hakim Muddin, Senin (25/10/2021).

Baca Juga  Pekan Depan Komnas HAM Umumkan Kesimpulan Bentrok Polisi dan Laskar FPI

Sementara itu Hakim mengaku tak dilibatkan dalam pengrebekan sebuah indekos yang jaraknya tak jauh dari Milenium Plaza tersebut.

“Prosesnya tidak melihat, hanya mengetahui saja informasi dari ibu kos kalau ada penangkapan. karena kita tidak dilibatkan,” lanjutnya.

Saat ditanya apakah diantara kedua orang yang ditangkap itu sudah menikah, Hakim tak mengetahui pasti.

Sebab belum ada laporan kepadanya soal warga yang ngekos disitu sudah berumah tangga.

Sampai saat ini pun MU yang disebut sebagai salah satu istri dari keduanya itu tak lagi tinggal di indekos tersebut.

MU, disebut-sebut sudah kembali ke kampung halamannya di Provinsi Aceh.

“Apakah mereka suami istri atau apa kita tidak tahu. Jadi ketiganya sudah tidak berada disitu lagi,” tutupnya.

Baca Juga  Peduli lingkungan, Kodim 1506/Namlea gelar penghijauan

Sebelumnya, beredar surat pernyataan anggota penyidik Polsek Kutalimbaru diduga memeras dan merudapaksa istri tahanan narkoba berinisial MU, yang dilakukan oknum polisi berinisial Bripka RHL dan Aiptu DR.

Usai penangkapan, istri salah satu yang ditangkap itu mempertanyakan barang-barang yang turut diamankan seperti sepeda motor, handphone, dan BPKB.

Disitu MU disuruh menemui Bripka RHL oleh juru periksa.

Bukannya menemukan titik terang, MU justru dibawa ke sebuah hotel dan diajak melayani nafsu Bripka RHL yang saat itu diduga sedang menghisap narkoba.

(red/tribunmedan)