Diduga Gelapkan Dana Masjid, Bupati Halsel Didesak Copot Kades Tegono

oleh -80 views
Link Banner

Porostimur.com |Labuha: Kepala Desa Tegono, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Rustam H. Ibrahim, diduga melakukan penggelapan Dana Pembangunan Masjid Nurul Huda di desa tersebut senilai Rp 65 Juta.

Diketahui dana tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) Tahap Dua Tahun 2020.

Hal ini disampaikan dalah satu anggota Masyarakat Desa Tegono berinisial AN, kepada porostimur.com melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (26/9/2020).

Ia menyebutkan Dana tersebut sebenarnya senilai Rp 100 Juta untuk pembangunan Mesjid Nurul Huda Desa Tegono. Namun, berjalannya waktu Kepala Desa kemudian mengalihkan Rp 35 Juta untuk pengadaan beras, gula dan kopi untuk masyarakat pada bulan Juni 2020 lalu.

Link Banner

Ironisnya, Kepala Desa Rustam H. Ibrahim sampai sejauh ini tidak lagi mengkonfirmasi sisa Dana sebesar Rp 65 Juta tersebut.

Baca Juga  Wagub Maluku: Nilai Pancasila Ada di Dalam Nilai Adat

“Padahal xana itu untuk penggunaan Pembangunan Masjid, yang seharusnya memberikan transparansi kepada pelaksana p embangunan masjid dan seluruh Masyarakat Desa Tegono,” tutur AN

“Oleh Karena itu kami mendesak kepada Bupati Bahrain Kasuba untuk memberhentikan Kepala Desa Tegono Rustam H. Ibrahim.” tegasnya

Terpisah Kepala Desa (Kades) Tegono saat dikonfirmsi media ini via telepon selulernya Sabtu (26/9/2020) mengatakan, Dana Masjid yang bersumber dari Dana Desa (DD) tersebut belum dianggarkan.

Menurutnya, pemerintah desa pada tahun 2019 telah melakukan Musyawarah Desa (Musdes) dan menyepakati akan dianggarkan Rp 100 juta untuk pembangunan masjid tersebut.

Namun Rustan Hi Ibrahim mengaku anggaran yang sudah disepakati pada musdes tersebut dialihkan sepenuhnya untuk menanganan Covid-19 pada tahun 2020.

Baca Juga  Mitra CNI Malut Bagikan Daging Kurban ke 140 Mustahaq

“Anggaran itu memang saat Musdes torang sepakati Rp 100 juta untuk pembangunan masjid, tapi karena adanya penyakit nasional (Corona.red) anggaran masjid yang bersumber dari DD kami alihkan untuk anggaran penanganan Corona, “kata Rustam

Lanjut Rustam, yang torang sepakati Dp 100 juta itu torang belum anggarkan ke mesjid karena adanya Corona torang pemerintah melakukan musdes khusus berdasarkan perubahan anggaran yang di program kemarin,” jelas Rustam.

Rusram bilang, anggaran masjid tersebut baru direncanakan dan belum dianggarkan sepeser pun walaupun sudah kesepakatan dalam musdes pada tahun 2019 kemarin. (adhy)