Diduga Kadis Tilep Milyaran Rupiah Dana Bos, Ratusan Pendemo Duduki Dikbud Halsel

oleh -46 views
Link Banner

Diduga Tilep Milyaran RupiahDana Bos, Ratusan Pendemo Duduki Dinas PendidikanPorostimur.com | Labuha: Kondisi dunia pendidikan yang cukup memperihatinkan di Bumi Saruma, mendorong akstivis anti korupsi unttuk kembali disoroti, senab belakangan ini berhembus aroma dugaan tindak pidana korupsi oleh Kadiknas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara (Malut).

Puluhan aktivis turun jalan melakukan aksi demonstrasi di depan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara (Malut), Selasa (22/9/2020).

Masa aksi yang datang Meng gunakan mobil bak terbuka dilengkapi sound system itu menyoroti adanya dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Selatan, Nurlela Muhammad.

Mereka juga membawa poster bertuliskan “Bu Lela Bos Korupsi”.

Link Banner

Dari hasil pantauan porostimur.com di lapangan, masa aksi memadati depan Kantor Disdikbud Halsel dan kawal ketat pihak Kopolisian Resort Halmahera Selatan.

Baca Juga  Lagi Warga Desa Capalulu Kepung Kantor Inspektorat Kepulauan Sula

Aksi tersebut dilakukan pasalnya massa menduga adanya tindak pidana korupsi yang dilakukan istri Bupati Halsel, yakni Nurlela Muhammad.

“Diknas Kabupaten Halsel sengaja melakukan tindak kejahatan dan penghkianatan terhadap pendidikan di tengah pendemi covid-19 dengan melakukan pemotongan biaya pendidikan BOS Afirmasi dan BOS Kinerja.

Kordinator Aksi Muhammad Adam mengatakan, masing-masing sekolah hanya menerima dana sebesar Rp43 juta, dari yang semestinya Rp60 juta.

“Adadugaan kuat itu dilakukan atas nama Hj. Nurlela Muhammad sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Halmahera Selatan,” jelasnya.

Menurut Muhammad, sejak Tahun Ajaran 2019-2020 kurang lebih 65 Sekolah di Kabupaten Halmahera Selatan mendapat bantuan BOS Afarmasi dengan jumlah total anggran senilai Rp6.792.000.000 dan BOS Kinerja 15 sekolah di Kabupaten Halmahera Selatan Total senilai Rp2. 047.000.000.

Baca Juga  Raja Gadungan Dari Buru Diamankan Aparat Polda Metro Jaya

Selain itu menurut Muhammad, pada tahun ajaran 2020-2021 terdapat 275 penerimah BOS Afirmasi di Kabupaten Halmahera Selatan untuk belanja media dan penanganan Covid-19 oleh pihak sekolah dengan jumlah yang cukup fantastis.

“Ini cukup miris, karena pada tahun ajaran 2020-2021 kurang lebih 275 Sekolah penerimah anggaran dengan total senilai Rp16.500.000.000, namun tak digunakan sesuai prosedur,” pungkasnya. (adhy)