Diduga Korban Perkosaan dan Pembunuhan, Mahasiswi Asal Tanimbar Ditemukan Tewas Mengenaskan

oleh -335 views
Link Banner

Porostimur.com | Sidoarjo: Sesosok mayat wanita telanjang menggemparkan warga di sekitar Pergudangan Safe N Lock, Jalan Lingkar Timur Desa Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Selasa (31/12/2019). Mayat wanita itu diduga korban pembunuhan.

Tidak jauh dari mayat wanita itu, ditemukan pakaian berupa celana dalam, celana panjang, kaos warna hitam dan kaos kaki, diduga milik korban.

Kapolsek Sidoarjo Kota AKP Supiyan mengatakan, mayat wanita itu ditemukan di tengah semak belukar dan ditutupi dengan rerumputan kering.

“Kami masih melakukan penyelidikan kasus ini dan meminta keterangan saksi serta mencari motifnya,” terang Supiyan.

Sementara, informasi yang diterima porostimur.com, korban diduga mahasiswi yang hilang dan sempat viral di media sosial. Mahasiswi yang hilang itu dinformasikan bernama Lina lndiani Losepta (19), mahasiswi Akademi Perawat (Akper) Kerta Merta Cendekia, Jalan Lingkar Timur Sidoarjo.

Baca Juga  Pemkot Ternate Segera Cairkan Dana Pihak Ketiga

Lina lndiani Losepta merupakan mahasiswa asal asal Desa Adaut, Kecamatan Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Ia dikabarkan tidak kembali ke rumah kontrakannya di Panjunan 01 Jalan Gajah Mada No. 43 Sidoarjo, sejak Sabtu (28/12/2019).

Namun untuk memastikan identitas korban, Tim Inafis Polresta Sidoarjo mengevakuasi mayat korban ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi lanjutan dan autopsi.

Sebelumnya, pasa Sabtu (28/12/2019), di media sosial sempat viral. Lina lndiani Losepta (19), mahasiswi Akademi Perawat (Akper) Kerta Merta Cendekia, Jalan Lingkar Timur Sidoarjo asal RT 04 RW 01 Desa Adaut Kecamatan Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat dikabarkan hilang atau tidak pulang ke rumah kontrakan di Panjunan 01 Jalan Gajah Mada No 43 Sidoarjo.

Baca Juga  Haris Moti: Kartel Farmasi Sedang Berebut Pengaruh Istana Negara!

Kapolsek Sidoarjo Kota, Komisaris Polisi Supiyan mengatakan korban diduga seorang mahasiswi di sebuah akademi perawat.

Tidak jauh dari lokasi, ditemukan pakaian ada identitas nama tempat pendidikan tersebut. “Kami masih menyelidiki kasus ini beserta motifnya,” katanya. (red/rtl)