Diduga Korsleting Listrik, Rumah Nur Asma Ludes Dilalap Jago Merah

oleh -33 views
Link Banner

[carousel_slide id=’11594′]

@Porostimur.com | Ambon : Pemadaman listrik yang kerap terjadi dalam sepekan terakhir di wilayah Dusun Jikubesar, Kabupaten Buru, akhirnya menyebabkan kebakaran.

Ujung-ujungnya, 1 unit rumah milik warga Dusun Jikubesar, Nur Asma (30), dilalap api, Kamis (8/8), sekitar pukul 14.15 Wit.

Lidah api yang membesar secara mendadak ini ini diduga berasal dari hubungan singkat (korsleting) listrik.

Link Banner

Saat insiden ini terjadi, salah satu anak yang berada di teras rumah dimaksud berhasil diamankan warga sekitar.

Kejadian naas yang secara mendadak menimpa warga Dusun Jikubesar ini, meluluhlantakkan 1 unit rumah tanpa adanya harta benda yang berhasil diselamatkan.

Selain upaya pemadaman oleh warga setmpat, 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) turut terlibat dalam upaya pemadaman api.

Sekembalinya dari beraktivitas di kantor, tak ayal Nur Asma (30) pun mengalami syok dan tak kuasa menahan tangis, tatkala melihat rumahnya hanya tersisa puing semata.

Baca Juga  Begini Cara Memilih Hijab untuk Kamu yang Berwajah Bulat

Kondisi Asma yang tak tahan melihat kondisi terakhir rumahnya itu, Asma pun histeris dan pingsan saat itu juga.

Asma pun akhirnya dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menelusuri penyebab kebakaran dan memasang garis polisi guna keperluan penyidikan.

Sesuai keterangan salah satu saksi di lokasi kejadian, Sahril (36), titik api terlihat berada di dalam rumah dan tiba-tiba membesar dengan sangat cepat, hingga melalap seluruh bagian isi rumah.

”Pertama kita lihat, api sudah besar terlihat dari dalam rumah. Api membakar dengan sangat cepat sampai ke seluruh rumah. Saat pemadam kebakaran tiba, rumah sudah terbakar semua.  Untungnya, ada satu anak yang sedang bermain di ruang tamu saat kejadian, sempat kami selamatkan,” pungkasnya. (ima)

Baca Juga  Anggran Pilkada Halbar Sudah Cair Rp.14,7 M, Sekda: Akhir Agustus 100 Persen