Mobil yang ditumpanginya terguling, membuat Delia terpental hingga mengalami patah tulang. Ia mengaku tidak dapat mengingat dengan jelas seluruh kejadian tersebut.
“Soalnya mobilku sudah guling-guling. Aku sampai mental keluar makanya sampe patah tulang. Karena aku juga enggak full inget dengan kejadian. Jam 12-an kalau enggak salah,” ungkap Delia melalui pesan singkat.
Setelah insiden tersebut, Delia segera dilarikan ke RS Melia Cibubur yang terdekat dari lokasi kecelakaan. Namun, peralatan medis di rumah sakit itu tidak memadai untuk menangani cedera patah tulang pinggul dan kaki yang dialaminya.
“Awalnya ke RS Melia Cibubur karena paling deket dan urgent, tapi karena patah tulang pinggul dan kaki, di sana alat nggak lengkap, dirujuk ke RS Eka Hospital Cibubur tapi dokter specialist ortho enggak ada, lagi ke luar negri,” jelas Delia.
Selanjutnya, Delia dirujuk ke RS Eka Hospital Cibubur, tetapi sayangnya dokter spesialis ortopedi sedang tidak berada di Indonesia. Oleh karena itu, ia pun harus dirujuk ke RSCM di Jakarta untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik. “Akhirnya di rujuk ke RSCM dan besok pagi aku mau tindakan empat operasi sekaligus,” tambahnya.
Kronologi Kejadian
Delia mengungkapkan bahwa sebelum terjadinya kecelakaan, ia mengalami kelelahan karena jadwal syuting yang sangat padat, berlangsung dari pagi hingga malam. Kini, ia meminta pihak berwenang untuk melakukan pemeriksaan terhadap rekaman CCTV agar dapat memperjelas kronologi peristiwa yang terjadi. Ia menyebutkan adanya informasi mengenai sebuah mobil lain yang diduga mirip dengan mobilnya.









