Diduga Sunat Honor PAM TPS, Ratusan Anggota Demo Kapolres Halsel

oleh -90 views
Link Banner

@Porostimur.com | Labuha : Ratusan anggota Polres Halmahera Selatan melakukan aksi demonstarsi di halaman Mapolres Halsel guna menuntut transparansi pengelolaan anggaran PAM TPS pada pemilu 2019.

Aksi yang dilakukan terkait dengan potongan anggaran pengamanan yang dilakukan oleh Kabag Ops Polres Halsel.


Dalam aksi itu, selain melakukan aksi pembakaran ban bekas, para pendemo juga melakukan aksi pemalangan ruang kerja kabag Ops Polres dan Kapolres.

Akibat dari aksi ini pelayanan masyarakat di kantor Polres lumpuh total. Selain itu, tidak adanya pengamanan di berbagai tempat di LP Halsel padahal proses tahap pleno di tingkat KPU belum selesai.

Data yang di himpun di Polres Halsel, aksi yang dilakukan berawal cuitan salah satu anggota di salah satu grup WA yang menanyakan terkait dengan tambahan anggaran pengamanan.

Baca Juga  Agen BRILink Jadi Andalan Percepat Inklusi Keuangan dan Ekosistem Keuangan Mikro

Namun bukannya direspon oleh salah satu pejabat Polres Halsel malah di hubungi secara individu dan meminta untuk dihapus dan menghadap Kapolres.

Dengan adanya kejadian tersebut, Kapolres meminta beberapa anggota yang menanyakan di grup WA tersebut untuk menghadap namun dikarenakan sebagian anggota belum kembali dari PAM TPS.

Salah satu anggota dipanggil dan menghadap Kapolres, dan dalam penyampaian tersebut bukannya Kapolres menjelaskan dan menyampaikan solusi malah diancam untuk dimutasikan antar Polda maupun Polres.

“Kapolres malah menyampaikan kalau kalian jual kami beli, disinilah menjadi ketidakpuasan anggota lain terkait dengan sikap dan tindakan seorang Kapolres.” kata satu anggota Polres Halsel yang namanya diminta tidak dipublikasikan, Senin (29/4),
kekecewaan anggota Polres itu berbuntut pada hari Minggu kemarin (28/4), dimana anggota yang terlibat PAM pleno KPU tidak melaksanakan pengamanan.

Baca Juga  Transformasi Klub Kriket Menjadi Tim Bersejarah di Dunia Bernama AC Milan

Puncaknya, pada hari Senin (29/4), saat keseluruhan anggota sudah kembali melaksanakan PAM TPS menanyakan pada saat apel yang dipimpinan Kapolres AKBP Agung Setyo Wahyudi. Ketika itu, salah satu anggota saat diberikan kesempatan untuk menyampaikan usul dan saran, salah satu anggota menanyakan terkait dengan permasalahan tersebut dan berimbas dengan aksi ketidak puasan terkait dengan cara kepemimpinan Kapolres Halsel dan juga terkait dengan potongan anggaran pengamanan yang dilakukan oleh Kabag Ops Polres Halsel.

Sementara itu, kapolres Halsel AKBP Agung Setyo menjelaskan, Intinya, informasi dari anggota itu belum tahu kebenarannya.

Ditambahkan, anggaran pengamanannya sudah diatur dalam DIPA Polri dan dalam DIPA Polri itu tentunya ada perencanaan, dan perencanaannya dirancang pada tahun 2018.

Baca Juga  Polres Pulau Buru Amankan Tambang Emas Diduga Ilegal

“Untuk pengamanan di tahun 2019 itu yang kita dapat dan itu yg kita serahkan,”jelas Kapolres tanpa merinci besaran anggarannya.
Sementara Kabag Ops AKP Roy Simangungsong, hingga berita ini di publish, belum dapat di hubungi. (raka)