Dies Natalis Ke-59, Unpatti Wisuda 1588 Mahasiswa

oleh -62 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura dalam rangka Dies Natalis Ke-59 dan wisuda sarjana, profesi, magister, doktor dan program studi di luar kampus utama Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya, Periode April 2022, Kamis (21/4/2022).

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Pattimura No. 556/UN13/SK/2022 tentang wisuda sarjana profesi, magister, dan doktor Universitas Pattimura periode april melantik 1588 lulusan Universitas Pattimura yang terdiri dari 1.124 lulusan sarjana, 12 orang lulusan profesi dokter, 348 lulusan profesi guru, 101 lulusan magister, dan 3 lulusan Doktor.

Rektor Unpatti Prof. Dr. M. J. Sapteno SH.,M.Hum dalam sambutannya menyampaikan “sarjana adalah orang bijak yang sempurna baik tutur kata tingkah laku dan semua perbuatan atau tindakan anda harus berbeda dengan orang yang bukan sarjana anda harus berbeda tetapi tidak berarti anda bersifat eksklusif dan menjauhi pergaulan bersama dalam masyarakat”.

Baca Juga  Peringati 2 Tahun ACoM, Menparekraf Akan Buka Festival Musik Rakyat di Pattimura Park

“Memperoleh gelar sarjana merupakan kebanggaan tersendiri bagi pribadi dan keluarga besar namun jangan terlalu berbangga diri sebab anda memasuki suatu era yang penuh dengan persaingan yang sangat berat dan kini dikembalikan kepada keluarga dan masyarakat untuk mengabdi dengan penuh rasa tanggung jawab,” tambahnya.

Sapteno menambahkan “kompetitor anda datang dari berbagai lembaga pendidikan tinggi lainnya baik akademik maupun vokasi oleh karena itu jangan lengah dan hanya menunggu peluang kerja namun anda harus menciptakan peluang peluang kerja baru sesuai dengan kompetensi kompetensi yang anda miliki”.

“Era industrial 4.0 mendorong anda untuk berpikir dan berjuang keras menghadapi tantangan Global dimana era robotik mengambil alih berbagai pekerjaan. Era digitalisasi memberikan peluang bagi anda untuk berinovasi dan berkreativitas yang tinggi sehingga anda tidak tertinggal atau ditinggalkan. Menghadapi era disrupsi atau era yang tidak pasti pasti membutuhkan kemampuan lebih dari anda untuk membaca peluang dan menggapainya untuk masa depan lebih baik,” pungkasnya. (Nur)

No More Posts Available.

No more pages to load.