Dihack, Diskusi Kominfo & Wantiknas Lewat Zoom Ada Gambar Porno

oleh -343 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Kasus hacking terhadap aplikasi video conference Zoom kembali terjadi. Tak tanggung-tanggung, kali ini diskusi online melalui apikasi Zoom yang dihadiri perwakilan pemerintah dan pakar teknologi informasi yang menjadi korbannya.

Diskusi online tersebut bertajuk `Kolaborasi Multistakeholders untuk Memerangi Hoax dan Disinformasi di Tengah Pandemi Covid-19`, dan diinisiasi oleh Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas).

Sebagai pembicara pembuka adalah Ketua Tim Pelaksana Dewan TIK Nasional, Ilham Habibie. Hadir sebagai narasumber diantaranya Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo Widodo Muktiyo.

Ada pula Founder platform analisis media sosial Drone Emprit Ismail Fahmi dan mantan direksi Telkomsel Garuda Sugardo. Diskusi juga disaksikan para jurnalis dari berbagai media.

Link Banner

Awalnya diskusi yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB pada Kamis (16/4/2020) tak memiliki kendala. Namun sekitar pukul 11.40 WIB atau ketika Ismail sedang memberi pemaparan terkait hoaks dan mekanisme big data, tiba-tiba muncul gambar tak senonoh.

Baca Juga  Update Corona Maluku Utara Rabu 6 Mei 2020: tak Ada Tambahan Pasien Positif

Aplikasi menampilkan gambar tiga pria berkulit hitam yang melakukan adegan porno (gay). Adegan pada gambar tersebut sesekali berubah-ubah disertai tulisan “Nigger”.

Aksi hacking ini lantas segera memicu respon para peserta diskusi online.

“Ini kena hack kayaknya,” sebut Ismail.

“Link-nya mungkin tersebar, mohon di-block aja,” tukasnya.

Diketahui, jalannya diskusi juga disiarkan secara langsung di channel YouTube Wantiknas.

“Kepada panitia, jangan lupa rekaman di-hold dulu, jangan di-share sebelum di-edit gangguan yang tadi,” tutur akun Deni Yulian.

Aplikasi Zoom sendiri sebelumnya telah banyak menuai kritikan negatif pengguna dari berbagai negara. Hal itu disebabkan maraknya aksi hacking.

Dalam banyak kasus, hackers masuk ke dalam sesi konferensi video Zoom meski tak diundang yang dikenal dengan “Zoombombing”.

Baca Juga  Warga Manipa Wafat di Atas KMP. Wayang

Zoom kini ramai digunakan untuk menggelar virtual meeting, belajar online, atau hanya sekadar melakukan video call dengan rekan dan keluarga di tengah pandemi virus Corona Covid-19. (red/rtm/ljc/akurat)