Dihadiri Sejumlah Tokoh HTI, Ini 7 Fakta Menarik Film Jejak Khilafah di Nusantara Tayang 1 Muharam 1442

oleh -95 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pada 1 Muharram 1442 Hijirah atau 20 Agustus 2020 jagat maya Indonesia dibuat hebih dengan peluncuran film berjudul Jejak Khilafah di Nusantara (JKDN).

Pemutaran film ini sendiri akan tayang saat perayaan tahun baru Islam 1 Muharram 1442 Hijriah.

Film ini diinisiasi Nicko Pandawa Sejarawan bersama Komunitas Literasi Islam JKDN.

Film yang dikemas secara dokumenter secara garis besar menceritakan hubungan Indonesia yang dulu disebut nusantara ternyata memiliki kaitan erat dengan khilafah Islamiyah, khususnya pada masa Khalifah Utsman.

Di film ini, penonton bakal dimanjakan dengan gambar seolah base true story dari dokumen-dokumen hingga akhirnya Islam tegak di bumi Indonesia.

Nah, untuk lebih mengenal film yang dijadwalkan tayang pada 1 Muharram 1442 Hijriah atau Kamis 20 Agustus 2020 ini, berikut tujuh fakta menariknya:

Baca Juga  Curigai Penyimpangan Penyaluran Bansos, Komisi III DPRD Kepsul Bakal Panggil Kadis Sosial dan Pihak Ketiga

1. Bercerita Awal mula Hubungan Erat Khilafah dengan Nusantara

Sejarahwan, Nicko Pandawa salah satu tim pembuat film tersebut bertutur dalam film itu diceritakan Khilafah Islamiyah yang dulu pernah berpusat di Turki mempunyai hubungan yang sangat erat dengan Nusantara, bahkan keeratan itu telah muncul sejak masa Khalifah Utsman.

2. Jejak Utusan Khalifah Utsman di Aceh

Khalifah Utsman mengirim utusan ke China melewati Nusantara. Ditemukan di daerah Lhokseumawe, Aceh Utara pemakaman keturunan Abbasiyah. “Ada kompleks makam di Aceh Utara yang isinya ternyata Bani Abbasiyah. Dan mereka disinyalir menjadi pejabat di Kesultanan Samudera Pasai,” katanya.

3. Film JKDN Diangkat dari Skripsi

Nicko merupakan salah satu tim pembuat film JKDN adalah alumnus Sejarah Peradaban Islam di salah satu perguruan tinggi Islam ternama.

Baca Juga  Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Ambon. Ahad, 10 Mei 2020

Nah di film ini, ia berusaha menyajikan sejarah Islam yang kredibel melalui film dokumenter yang diangkat dari skripsinya berdasarkan data-data otentik yang tersebar di Nusantara.

4. Menyapu Pasir yang menutup Jejak Khilafah di Indonesia

Menurut Nicko Film JKDN ini setidaknya akan membuka gerbang sejarah peradaban Islam di Indonesia atau Nusantara dan memberikan kunci yang hilang di masa lalu seolah dikaburkan tertutup pasir.

5. Pro Kontra Keterlibatan Sejarahwan

Film ini sempat menimbulkan pro dan kontra karena ada beberapa sejarahwan yang masuk nama-namanya dalam launching film tersebut hingga akhirnya ramai-ramai mengklarifikasi.

6. Dibuat Sebagai Khazanah Pengetahuan

Terlepas dari kontroversinya mari, tak ada salahnya simak film dokumenter tersebut, karena ini baik bagi khazanah ilmu pengetahuan tentang Islam, baik yang mendukung atau menolak Khilafah. Seperti dilansir dari isubogor.pikiran-rakyat.com.

7. Launching Dihadiri Sejumlah Tokoh HTI

Baca Juga  5 Kasus Pembunuhan Misterius di Indonesia yang Belum Terungkap

Saat diluncurkan pada Minggu 2 Agustus lalu channel YouTube Khilafah Channel dihadiri sejumlah tokoh HTI seperti Juru Bicara (Jubir) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto, Ketua DPP HTI Rokhmat S. Labib, dan Dai Kondang, Felix Siauw. (red)