Dihantam Ombak, Longboat Tenggelam di Pantai Desa Kou

oleh -80 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Sebuah longboat milik warga Desa Kou yang baru saja kembali dari Sanana, Ibukota Kabupaten Kepulauan Sula dan hendak sandar di Pelabuhan Desa Kou, tenggelam dihantam, Senin (27/7/2020), sekira Pukul 18 :00 WIT.

Warga yang melihat kejadian tersebut sontak berbondong-bondong turun ke laut untuk menyelamatkan para korban yang jatuh ke laut.

Beberapa korban perempuan sempat mengalami pingsan, bahkan ada luka memar akibat benturan.

Salah satu warga Desa Kou, Usman Teapon kepada porostimur.com mangatakan, saat kejadian, dirinya bersama warga tengah duduk di pantai menunggu longboat tersebut tiba dari Sanana.

Link Banner

“Karena memang kalo musim ombak begini, bodi (longboat) tiba langsung tarik ke daratan. Tapi tadi saat bodi tersebut sudah mendekati pantai dan hendak bersandar mesinnya mati, dan bodi di hantam ombak besar, sehingga juragan tidak sempat mengendalikan bodi yang sudah oleng dihantam ombak. Kami pun segera turun ke kaut menyelamatkan para korban”, beber Usman.

Baca Juga  Gelar Unjuk Rasa, Ratusan Karyawan PT. IWIP Bentrok dengan Aparat Kepolisian

Menurut Usman, peristiwa ini menyebabkan barang-barang belanjaan milik warga yang dibawa dari Sanana hilang tersapu ombak.

“Alhamdulilah tidak ada korban meninggal
Dan kejadian tersebut tidak jauh ke tengah laut. Namun menyisahkan trauma bagi warga masyarakat desa, apalagi kejadian seperti ini bukan baru kali pertama menimpa warga Desa Kou”, imbuh Upank sapaannya.

Dia menjelaskan, sebenarnya warga bisa berbelanja ke Mangoli, hanya saja akses jalan menuju ke Mangoli rusak parah. Belum lagi jembatan di beberapa sungai yang tidak ada sama sekali, di musim hujan seperti ini sudah pasti sungai meluap dan banjir, sehingga warga tidak bisa menyeberang.

“Kejadian seperti ini sudah sering terjadi, maka kami berharap kepada pemerintah daerah untuk segera memperbaiki akses jalan darat dan membangun jembatan penghubung antar desa, hal ini agar di musim timur (musim ombak) seperti ini warga bisa menggunakan jalan darat menuju ke Mangoli untuk berbelanja, atau bisa langsung ke Waitulia menggunakan Japan ferry ke Sanana”, pungkasnya. (ifo)

Baca Juga  Pemerintah Beri Tenaga Honorer Dua Opsi