Diperiksa Terkait Ujaran Rasial Terhadap Mahasiswa Papua, Danramil Tambaksari Dinonaktifkan

oleh -57 views
Link Banner

[carousel_slide id=’12211′]

Danramil 0831/02 Tambaksari Mayor Inf NH Irianto bersama sejumlah anggotanya saat ini tengah diperiksa terkait kasus makian rasial di asrama mahasiswa Papua di Surabaya. Untuk memudahkan pemeriksaan, dia dinonaktifkan sementara dari jabatannya.

“Oh iya (penonaktifan sementara Mayor Irianto) karena dalam rangka pemeriksaan, sementara dia tidak ‘di-anukan’ dulu. Nanti apabila memang tidak terbukti kita akan aktifkan lagi,” kata Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja, sebagaimana dilansir dari detikcom, Sabtu (24/8).

Mayjen Wisnoe menegaskan, pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap Mayor Irianto dan anggotanya, tapi juga terhadap pihak-pihak lain yang berada di lokasi saat kejadian.

Link Banner
Diperiksa Terkait Makian Rasial Papua, Danramil Tambaksari Dinonaktifkan
Asrama Mahasiswa Papua (Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)

Hingga saat ini pemeriksaan masih dilakukan. Dia menegaskan belum tentu Mayor Irianto terlibat dalam kejadian makian rasial di asrama mahasiswa Papua tersebut.

Baca Juga  328 CPNS Formasi Tahun 2019 di Lingkungan Pemprov Maluku Terima SK

“Dia diperiksa dalam rangka sebagai Danramil yang kejadian waktu itu ada di lokasi itu. Itu kan juga banyak orang itu pada saat kejadian itu, ada ormas, ada muspika, itu kita mintai keterangan,” jelasnya.

Menurut Mayjen Wisnoe, hingga saat ini pemeriksaan masih berjalan. Ditanya berapa lama proses pemeriksaan ini dan kapan hasilnya diumumkan, dia tidak bisa memastikan.

“Itu terserah nanti dari penyidik, kan dilimpahkan ke Pomdam. Terserah dari penyidik, kita kan nggak bisa intervensi terhadap pemeriksaan penyidik dari POM itu,” ujarnya. (red/dtc)