Direktur IACN: Penjabat Gubernur Papua Selatan Layak Diberhentikan

oleh -87 views

Porostimur.com, Jakarta – Beredar pembagian sembako dan uang tunai, penjabat Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mendapat sorotan banyak pihak. Hal itu dilakukan saat kunjungan Apolo beberapa waktu lalu di Asiki Kabupaten Boven Digoel.

Diketahui, dalam kunjungan tersebut Apolo membagikan uang tunai senilai 50 juta sebagai biaya makan minum masyarakat, 300 paket sembako, dan alat musik untuk fasilitas rumah ibadah.

Direktur Indonesia Anti Corruption Network Igrissa Majid, menilai kalau memang pembagian bantuan berupa bansos yang sudah sesuai peruntukannya, maka itu tidak perlu dipersoalkan.

“Hanya saja Apolo tidak menguraikan itu dengan jelas, apalagi untuk makan minum masyarakat, emang mau sampai kapan uang segitu digunakan untuk keperluan hidup warga, buatlah kebijakan yang memberdayakan masyarakat supaya dapat mengurangi angka kemiskinan, bukan dengan cara bagi-bagi uang dan paket sembako, apalagi menjelang tahun pilkada,” jelasnya.

Baca Juga  Donald Trump Ditembak Saat Kampanye, Barack Obama: Tak Ada Tempat Bagi Kekerasan Politik dalam Demokrasi

Mantan Pengurus DPP KNPI ini juga mengatakan pembagian bansos harus sesuai dengan data penerima.

“Jika berbentuk uang tunai, maka disalurkan lewat rekening penerima, bukan dikumpulkan satu tempat lalu diserahkan secara simbolis, apalagi itu bersumber dari anggaran daerah, kan jadi serampangan,” imbuh Igrissa.

No More Posts Available.

No more pages to load.