Disebut Bodoh, Romelus Parangi Batje

oleh -91 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Lagi-lagi kekerasan terjadi di Kota Ambon.

Kali ini, kekerasan terjadi di dalam pasangan di luar nikah/kumpul kebo, di kos-kosan RT 033/RW 07 Lorong PLN Desa Passo Kec. Baguala Kota Ambon, Jumat (8/11), sekitar pukul 20.55 Wit.

Informasi diperoleh wartawan dari tubuh Kepolisian Sektor (Polsek) Baguala menyebutkan insiden ini berawal ketika Batje Werinussa (45) meminta telepon genggam dari pasangan kumpul kebonya, Romelus Saija.

Saat itu, Batje keceplosan mengatai Romelus ”mongo-mongo” yang dalam arti Bahasa Indonesia sama dengan kata bodoh.

Tak terima dikatai demikian, Romelus pun naik pitam dan memukuli dinding kamar kos, hingga lemari pakaian dalam kamar dimaksud.

Belum puas melampiaskan amarahnya, Romelus pun meraih sebilah parang dan memarangi Batje mengenai kaki kirinya.

Baca Juga  Prajurit Kodim 1504/Ambon Bantu Warga Terdampak Banjir dan Longsor

Melihat ibunya diparangi, Ona Maria Tuhehai (17) pun berteriak kepada salah satu warga yang berada tepat di depan kamar kost, Tinus Fatubun.

Tinus pun berupaya masuk hendak melerai Romelus, namun terkendala akan pintu kamar kost yang terkunci.

Aksi Tinus hendak membuka pintu pun terhalangi Romelus yang berupaya menutupinya hingga tidak biasa diterobosi, sehingga keduanya mirip tarik menarik menggunakan daun pintu kamar kost.

Saat pintu tersebut terbuka, Batje dan Ona berhasil berlari ke luar kamar, namun tetap dikejar Romelus.

Sesaat keduanya berada di luar kamar inilah, Romelus berhasil memarangi Batje untuk kedua kalinya dan mengenai tangan kanannya.

Setelah menerima laporan, Polsek Baguala pun turun ke TKP, melihat kondisi Batje di RS Ottokwik dan meminta hasil visum et repertum dan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket).

Baca Juga  Sinergitas 3 Pilar Tetap Mensosialisasikan Vaksinasi di Kecamatan Gane Barat

Insiden ini kemudian dibuat dengan Laporan Polisi no LP-B/80/XI/2019/Maluku/Res Ambon/Sek Baguala.

Saat aparat kepolisian tiba di TKP Romelus sudah melarikan diri.

Begitupun saat melakukan pemeriksaan ke dalam kamar kost, ditemukan 70 liter miras jenis sopi yang sedianya akan dikirim ke Kota sorong dengan menumpangi kapal laut dan sudah diamankan di Mapolsek Baguala. (dayon)