Diserang OTK, Anggota Brimob Polda Papua Meninggal Dunia, Dua Senapan Sniper Turut Dibawa Kabur

oleh -571 views
Link Banner

Porostimur.com, Jayapura – Orang tak dikenal (OTK), Sabtu sore, sekitar pukul 17.00 WIT merampas dua pucuk senjata api dan menganiaya anggota Brimob Bripda Diego Rumaropen di Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Aksi penyerangan itu mengakibatkan Bripda Diego meninggal dunia.

“Benar ada insiden itu, dan saat ini jenazah sudah dibawa ke RSUD Wamena,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri kepada ANTARA di Jayapura, Sabtu malam.

Dia membenarkan pula, dari laporan yang diterimanya dua senjata api yang dibawa kabur OTK, yaitu senjata api bahu jenis AK101 dan senjata api bahu jenis SSG08 (sniper).

Insiden itu terjadi saat korban mendampingi Danki Brimob Yon D Wamena AKP R menembak sapi di Napua.

Baca Juga  Rektor Unpatti Buka MTQ Mahasiswa Tingkat Universitas

Seusai menembak sapi, AKP R kemudian menitipkan senjata api yang dibawanya kepada korban, sebelum mengambil sapi yang ditembaknya.

Beberapa saat kemudian tiba-tiba OTK datang dan langsung menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam serta mengambil senjata api yang dibawanya.

“Belum diketahui siapa pelakunya, karena masih didalami anggota di Wamena,” ujar Irjen Mathius Fakhiri.

Jenazah Bripda Diego Rumaropen saat ini masih berada di RSUD Wamena.

(red/jpnn)