Dispar Maluku harapkan penuhi target PAD

oleh -64 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Upaya pemerintah menggalakkan sektor pariwisata sebagai salah satu pundi pendapatan asli daerah (PAD), membuahkan hasil yang signifikan dari sisi anggaran.

Alokasi untuk sektor parwisata ini secara perlahan mulai meningkat dalam kurun 2 tahun terakhir.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Maluku, Habiba Saimima, saat berhasil dikonfirmasi @porostimur.com, di Ambon, Jumat (6/7).

”Walaupun belum signifikan dibandingkan dengan perikanan, namun kita terus berusaha, dengan adanya APBN untuk Dinas Pariwisata Provinsi yang dulunya tidak ada namun sekarang sudah ada. APBN Dinas Pariwisata Provinsi Maluku tahun 2017 lalu berjumlah 1,3 milyar rupiah dan di tahun 2018 ini naik jadi 2,4 milyar rupiah. Begitupun di Kabupaten/Kota juga ada dana DAK untuk pembangunan pariwisata,” ujarnya.

Link Banner

Diakuinya, beberapa wilayah di Maluku mampu menunjukkan perkembangan pembangunan pariwisatanya dengan baik, seperti Maluku Tenggara (Malra), Buru dan Maluku Tenggara Barat (MTB).

Baca Juga  Bahas visi-misi dalam 100 hari kerja, Murad gelar rakor

”Ada beberapa Kabupaten yang ingin memajukan perkembangan pariwisatanya, seperti Maluku Tenggara, Buru dan Maluku Tenggara Barat yang paling cepat perkembangannya. Tidak terlepas dari itu kami akan terus membangun di 11 Kabupaten Kota dengan dana yang ada,” tegasnya.

Guna menarik menarik minat wisatawan dari lokal hingga mancanegara, jelasnya, mengekspos icon-icon terbaik yang ada di Maluku serta 23 ivent besar ke dalam rana lokal, nasional hingga internasional.

”Kami membangun lintas sektor dengan beberapa instansi untuk mangatasi Kendala dalam transportasi.

Dikarenakan pariwisata ini merupakan satu industri, tidak bisa cuman dibangun oleh Pemda dengan keterbatasan dana, jadi kita harus minta dari lintas sektor untuk membangun pariwisata di Provinsi Maluku,” jelasnya.

Baca Juga  KKN-PPM Mahasiswa UKIM Melaksanakan 11 Program di Masyarakat

Dari sekian banyak ikon yang tersedia, terangnya, pihaknya mengelola langsung beberapa lokasi seperti Pantai Namalatu, Gong Perdamaian, Pantai Hunimua dan Pantai Liang.

Dimana, target PAD dari item-item dimaksud sebesar Rp 450 juta pada tahun 2017, sedangkan pada tahun ini naik menajdi Rp 500 juta.

Pada tahun 2017, jelasnya, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 14.000 orang, wisatawan nusantara (wisnu) mencapai 97.000 orang dan wisatawan lokal (wislok) mencapai 155.000 orang.

Sementara hingga pertengahan tahun 2018 ini, tambahnya, wisman mencapai 25.000 orang, wisnu mencapai 150.000 orang dan wislok lebih dari 170.000 orang.

”Harapannya bisa terus berkembang dan dikenal. Kami sangat mengapresiasi tim khusus kami untuk memajukan dan kami selalu welcome sama siapa saja yang ingin membantu membangun bersama,” pungkasnya. (irland)