Distribusi Vaksin Ke Kabupaten/Kota di Maluku Ditunda

oleh -38 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Distribusi vaksin Sinovac ke sejumlah kabupaten/kota di Maluku ditunda.

Kemungkinan vaksin tersebut datang sekitar tanggal 22 Januari dan rencananya awal bulan Februari baru didistribusikan sekaligus vaksinasi di tingkat kabupaten, akan tetapi untuk tanggal 15 Januari ini vaksinasi akan dilaksanakan di Provinsi dan kota Ambon.

Hal ini dikatakan Juru Bicara Covid-19, Maluku, dokter Dony Rerung yang ditemui wartawan dilantai VI kantor Gubernur Maluku kota Ambon, Kamis (15/1/2021).

Kepada wartawan Rerung menjelaskan, sebelumnya ada tiga Kabupaten yang akan menerima distribusi, namun ternyata ada perubahan dan nanti akan ada distribusi berikutnya yang kedua vaksin, maka sebab itu pihaknya menunggu untuk kemudian didistribusikan.

” Untuk tanggal 15 Januari pukul 09.00 WIT akan dilaksanakan di RSUP Leimena ,Telah dilakukan simulasi bagaimana caranya vaksin disana untuk melihat kesiapan rumah sakit Leimena susah cukup baik dan teman-teman disana sudah siap, meja-meja tempat prosedur sebagaimana disyaratkan telah siap semuanya dan Sekda Maluku sendiri yang mensimulasikan diri untuk diperiksa dan semuanya berjalan dengan baik, sebutnya,” ungkapnya.

Baca Juga  PBNU Sebut RUU HIP Ibarat Membuka Kotak Pandora

” Intinya kata Dony, Pemberitahuan bahwa, distribusi vaksin kekabupaten/kota ditunda sampai menunggu datangnya vaksin berikutnya, dan setelah datang baru akan didistribusikan bersama.
Kemungkinan hal ini disebabkan oleh jika distribusi vaksin yang akan beredar pertama itu untuk penyuntikan pertama kali sebab 14 hari kemudian akan dilaksanakan penyuntikan ulang dan dikhawatirkan tidak akan mencukupi untuk divaksinasi untuk itu ditunggu agar sekaligus langsung didroping agar tidak terjadi kendala lagi disitu ,” tandasnya.

Ini pemberitahuan dari pusat ujar Dony, mengenai distribusi vaksin ini yang kami sampaikan supaya dapat dipahami dan dapat dengan jelas disampaikan kepada masyarakat tentang itu. Ini hanya penyampaian kekabupaten/kota.

Ditambahkan Dr Dony, ini hanya surat yang ditujukan kepada Kabupaten/kota saja.
Tadi telah diambil dari dinas Kesehatan kota sebanyak 7280 vaksin dan memang sesuai edaran dari pusat bahwa launching di ibukota Provinsi dilaksansanakan termasuk dengan kabupaten terdekat kalau kita tidak ada hanya dikota Ambon saja dan baru kota Ambon saja,” jelasnya.

Baca Juga  KM Mitra Papua dan KM Liberti Akan Pasok Bapok dan Obat-obatan ke KKT & MBD

” Tambahnya, dari Kementerian meminta agar meng-input nama-nama sumberdaya manusia Kesehatan dan nantinya sampai disana tahap selanjutnya tidak semua bisa divaksin sebab mungkin ada yang sakit comorbidnya itu sebabnya kemarin dinas kota melaporkan dari 4 rb sekian Nakes yang ada hanya sekitar 53 persen yang akan divaksin sebab mungkin ada penyakit-penyakit comorbidnya,” tutup dokter Dony Rerung. (valen)