Ditahan Setelah Dicecar 84 Pertanyaan Penyidik, Ini Kata Habib Rizieq

oleh -159 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Ia dibawa dari Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum menggunakan mobil tahanan.

Menggunakan rompi tahanan dalam keadaan tangan diborgol, Habib Rizieq masih sempat menyatakan sikapnya usai pemeriksaan. “Allahu Akbar. Perjuangan jalan terus. Stop diskriminasi hukum,” ujar dia di depan Gedung Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Ahad, 13 Desember 2020.

Habib Rizieq menjalani pemeriksaan mulai pukul 10.30-22.00 WIB pada Sabtu, 12 Desember 2020. Namun, ia baru keluar dari Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 00.23 WIB.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengatakan penahanan dilakukan setelah penyidik mencecar Habib Rizieq Shihab dengan 84 pertanyaan dalam pemeriksaan 13 jam tersebut.

“Setelah selesai diperiksa, penyidik membacakan kembali BAP dan ada beberapa yang diperbaiki dan ditambahi oleh tersangka,” kata Argo di Polda Metro Jaya dini hari tadi.

Baca Juga  Usai Shalat Jumat, FPI bakal demo di Bareskrim soal kasus Vikto

Kini, Habib Rizieq pun ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

Menurut Argo, keputusan untuk menahan Habib Rizieq mempertimbangan aspek objektif dan subjektif penyidik.

Secara objektif, kata Argo, ancaman hukuman dari pasal yang disangkakan kepada Habib Rizieq lebih dari 5 tahun.

Sementara objektif, lanjut dia, agar tersangka tidak melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan tidak mengulangi perbuatannya.

Polisi menetapkan Habib Rizieq sebagai tersangka dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kerumunan di Petamburan pada 14 November lalu.

Polisi menjerat Habib Rizieq dengan Pasal 160 KUHP tentang menghasut masyarakat supaya melakukan perbuatan pidana sehingga terjadi kedaruratan kesehatan di masyarakat dan Pasal 216 KUHP, dengan ancaman hingga 6 tahun penjara.

Baca Juga  Pemuda di Bitung, Ditemukan Tewas Gantung Diri

Selain Habib Rizieq, ada lima anggota FPI lain yang juga ditetapkan sebagai tersangka, yakni Haris Ubaidillah, Ali Alwi Alatas, Maman Suryadi, Ahmad Sobri Lubis, dan Idrus.

Mereka dikenakan Pasal 93 UU Kekarantinaan nomor 6 tahun 2018 dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara. (red/tempo)