Ditanya Mundur Setelah Nikahi Adik Jokowi Ketua MK Jawab Begini

oleh -203 views
Link Banner

Porostimur.com, Jakarta – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menepis rencana pernikahannya dengan adik Jokowi, Idayati dikaitkan dengan politik. Anwar Usman juga menolak mundur dari jabatannya karena pernikahan itu.

“Saya baru merencanakan untuk melanjutkan sisa kehidupan setelah ditinggal almarhumah istri saya. Begitu juga calon yang akan saya nikahi, ditinggal oleh suami tercintanya. Heboh di mana-mana. Siapa pun orangnya,” kata Anwar Usman.

Hal itu tertuang dalam video yang dilansir chanel MK yang dikutip, Senin (28/3/2022).

“Padahal, menikah melaksanakan perintah agama. Coba buka surat Annisa ayat 3,” ujarnya.

Anwar Usman mengetahui dan membaca ada yang memintanya mundur sebagai Ketua MK setelah menikahi Idayati nantinya.

“Luar biasa saya, ada desakan mundur. Siapa pun orangnya. Itu hak mutlak Allah, si A menikah dengan si B. Saya dengan siapa pun, tidak bisa dilarang oleh siapa pun, salah satu hak mutlak Allah SWT. Lalu ketika melaksanakan perintah Allah SWT, menjauhi larangan Allah SWT, ada orang-orang tertentu yang meminta mengundurkan diri dari sebuah jabatan. Apakah saya harus mengingkari keputusan Allah SWT?” kata Anwar.

Baca Juga  Simulasi Drawing Perempat Final dan Semifinal Liga Champions: Man City Jumpa Chelsea!

Di mata Anwar Usman, menikah juga dilindungi oleh UUD 1945. Sehingga adalah hak asasi baginya yang tidak bisa diganggu gugat.

“Apakah karena saya menikahi seseorang tertentu, lalu integritas saya sebagai seorang hakim konstitusi apa sebagai seorang Ketua MK akan berubah? Sampai dunia kiamat, Anwar Usman akan tetap tatap kepada perintah Allah SWT,” tukasnya.

Anwar Usman menyatakan ada 9 hakim konstitusi dan semuanya setara. Ketua MK tidak memiliki hak yang lebih tinggi dari 8 hakim MK yang lain. Sehingga publik diharap tidak terpengaruh dengan posisi dia nantinya. Apalagi Anwar Usman berasal dari unsur Mahkamah Agung (MA), bukan dari Presiden dan DPR.

“Saya sudah menjadi hakim sejak 1985, saya tidak pernah takut kepada siapa pun, kecuali kepada Allah SWT. Dan saya hanya tunduk kepada konstitusi, kepada UUD dan segala macam peraturannya. Alhamdulilah, karena saya istiqomah, saya masih berdiri di sini,” kata Anwar Usman.

Baca Juga  Tertibkan Angkot, Dishub Kota Ambon akan Bangun Pos Pengawasan

“Saya harus hadir saat menjadi trending atau menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Tetapi sekali lagi, apapun yang terungkap d media sosial, saya tegaskan, saya hanya takut kepada Allah SWT dan konstitusi,” imbuhnya.

Anwar Usman sangat kaget yang mengaitkan pernikahannya dengan politik.

“Ada yang dikait-kaitkan dengan politik, na’uduzbilillah, tidak. Ada yang menunggu jawaban saya mundur. Lho? Gimana? Memaksa saya? Apakah saya harus melawan keputusan Allah?(menggelengkan kepala) Mengingkari konstitusi? UU? Nggak. Hati saya lembut, selembut salju. Tapi sekalinya bicara, saya mengatakan A, selangkah pun saya tidak akan mundur,” kata Anwar Usman.

(red/dtc)