Ditembak KKB Saat Akan Perbaiki Jembatan, 1 Anggota TNI Yonzipur Gugur 3 Luka

oleh -9 views

Porostimur.com, Sorong – Satu lagi prajurit TNI gugur ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB). Kali ini korbannya adalah anggota Yon Zipur 20/PPA.

Peristiwa itu diawali dengan kontak tembak antara TNI dengan KKB di jalan antara Kampung Faan Kahrio dan Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Kontak tembak tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIT, Kamis (20/1/2022).

Akibat kontak tembak tersebut, satu prajurit TNI gugur. Sedangkan tiga prajurit lainnya mengalami luka tembak.

Berdasarkan laporan yang beredar, prajurit TNI yang gugur itu adalah Serda Miskel yang terkena tembakan pada perut kanan.

Sedangkan tiga prajurit lain yang terluka adalah Serda Darusman yang terkena satu tembakan di bagian lengan kiri.

Kemudian Prada Aziz, satu luka tembak pada tangan kanan.

Lalu, Prada Abraham yang menderita tiga luka tembak pada paha kanan, pundak kanan dan lengan kiri.

Disebutkan bahwa saat itu anggota Yonzipur 20/PPA hendak melaksanakan perbaikan jembatan serpas.

Dalam perjalanan, para anggota Yonzipur 20/PPA itu mendapat serangan tembakan dari kelompok separatis.

Kabar tersebut dibenarkan Kapendam XVIII Kasuari, Kolonel Hendra Pesireron.

Ya, benar ada korban dari pihak TNI satu orang gugur,” ungkapnya.

Saat ini, prajurit TNI yang gugur dan luka-luka itu sudah dievakuasi dari lokasi.

“Korban masih dievakuasi dan dalam penanganan medis di Puskesmas Aifat,” sambungnya.

Lagi! Anggota TNI Yonzipur Ditembak KKB Saat Akan Perbaiki Jembatan, 1 Gugur dan 3 Luka

Sementara itu, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPPB-OPM) mengklaim bertanggungjawab atas penembakan yang menewaskan seorang anggota TNI dalam kontak senjata di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat, Kamis (20/1) pagi.

“TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya di bawah Komando Panglima Denny Mos dan Komandan Operasi Major Arnoldus Kocu bertanggung jawab atas tembak mati satu anggota TNI,” kata Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom dalam keterangan tertulis, Kamis (20/1/2022).

Sebby mengatakan bahwa pasukan Kodap IV Sorong Raya itu melakukan penyerangan saat anggota TNI Polri tengah memperbaiki jembatan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Dalam laporannya, mereka mengatakan bahwa serangan dilakukan pukul 7 pagi waktu Sorong, Papua,” tambah Sebby. (red)