Dituduh dukun santet, massa bakar rumah Kadis PPA Mansel

oleh -61 views
Link Banner

@Porostimur.com | Manokwari : Rumah milik Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Selfi Ahoren, beserta rumah milik Yudas Ahoren dibakar massa, Minggu (27/5), sekitar pukul 07.00 Wit.

Pembakaran rumah kadis ini didasari dugaan yang bersangkutan terlibat ilmu hitam (santet) yang menyebabkan tewasnya alm. Isak Ahoren.

Tak puas dengan meninggalnya anggota keluarganya, keluarga alm. Isak Ahoren pun melakukan pembakaran rumah beserta aset milik Kadis PPA Mansel yang berada di Kampung Inden, Distrik Ransiki, Kabupaten Mansel.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, baik dari pihak warga mupun aparat kepolisian, menyebutkan insiden ini berawal dari sakit hati dan kecurigaan keluarga alm. Isak Ahoren kepada keluarga Selfi Ahoren dan Yusak Ahoren, yang sebelumnya dituduh telah menghilangkan nyawa (santet) kepada alm. Isak Ahoren.

Link Banner

Massa yang sudah terbakar rasa curiga, kmudian menyiramkan bensin ke rumah milik Selfi Ahoren dan membakarnya.

Baca Juga  Tatyana Demyanova, Atlet Voli Terseksi di Dunia dari Kazakhstan

Tak sampai setengah jam kemudian, massa kemudian merangsek dan dan melakukan aksi yang sama terhadap rumah milik Yudas Ahoren.

Kepolisian Sektor (Polsek) Ransiki yang menerima informasi adanya pengrusakan rumah oleh massa, langsung mendatangi tempat kejadian perkara, guna melerai kondisi yang semakin memanas.

Sayangnya, larangan dan penghalauan oleh aparat kepolisian dari Polsek Ransiki dan Polres Manokwari ini pun tak mampu membendung amuk massa yang sudah tersulut emosinya.

Saat insiden ini berlangsung, beberapa unit kendaraan yang sementara terparkir di halaman rumah juga ikut dirusaki massa.

Di antaranya 1 unit mobil Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Mansel bermerk Hilux warnah putih bernopol PB 5117 L, 1 unit mobil merk Toyota APV dengan nopol PB 7384 M, 1 unit sepeda motor warna hitam bernopol PB 6265 PBA.

Baca Juga  Festival Walima di Kota Bitung Berjalan Sukses

Sementara 1 unit mobil jenis Zip warnah merah bukan hanya diruski tapi juga dibakar massa.

Sekitar pukul 09.50 Wit, aparat kepolisian pun mengevakuasi keluarga Herman Ahoren, serta 25 orang anggota keluarganya ke Mapolres Manokwari, dengan menggunakan kendaraan Dinas Perhubungan Kabupaten Mansel, untuk menghindari terjadinya aksi anarkis yang berkelanjutan.

Meskipun tidak menelan korban jiwa, namun insiden ini diperkirakan menelan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. (Jefry)