Doro Londa dan Covid-19 di Maluku Utara

oleh -404 views
Link Banner

Penulis: Asghar Saleh, Direktur LSM Rorano Maluku Utara

Saya menyebutnya sebagai Kluster Baru setelah 8 ABK Kapal milik PT Pelni ini terkonfirmasi positif corona. Kluster biasanya merujuk pada suatu tempat yang sama dimana ada beberapa orang yang tertular Covid19.

Mari lihat data saya terkait Doro Londa dan penyebaran Covid19 di Maluku Utara.

Tanggal 5 Maret 2020 : KM Doro Londa tiba di Ternate setelah melakukan perjalanan dari Tanjung Priuk Jakarta. Ikut dalam Kapal ini adalah Pasien 01 Maluku Utara yang kembali dari Bandung vis Jakarta.

23 Maret 2020 hasil Laboratorium Jakarta mengkonfirmasi ybs positif corona. Saya menduga besar kemungkinan 01 ini tertular di Bandung ataukah di atas Kapal Doro Londa karena saat kasus pertama di Indonesia diumumkan Presiden Jokowi tanggal 2 Maret 2020, pasien 01 sudah berada dalam perjalanan dengan kapal menuju Ternate.

Baca Juga  Hindari 5 Model Atasan Ini agar Tidak Terlihat Gemuk!

Jika pasien tertular di Bandung atau Jakarta maka dugaan banyak pihak termasuk para ahli Epidemiologi UI bahwa virus corona sudah ada di Indonesia jauh sebelum bulan Maret menjadi benar adanya.

01 dinyatakan sembuh tanggal 8 April 2020. Di tanggal yang sama, anak dari 01 dinyatakan positif corona dan jadi pasien 02 Maluku Utara lalu dirawat hingga dinyatakan sembuh pada 15 April 2020.

Tanggal 19 Maret 2020 : Saya masih mengkonfirmasi beberapa data. Apakah ada pasien positif yang ikut dalam pelayaran ini?

Tanggal 02 April 2020 : ada banyak penumpang yang setelah di tracking dan di Rapid Test hasil Reaktif lalu di rujuk ke RSUD Chasan Boesoerie untuk PCR atau Swab Test.

Hasilnya pada tanggal 15 April 2020 terkonfirmasi pasien pasitif 03 dan 04 asal Tidore dengan riwayat perjalanan dari Bandung Jawa Barat. Tanggal 30 April 2020, 4 santri asal Morotai juga terkonfrimasi positif.

Baca Juga  Cegah Dominasi Tiongkok, Jepang Mainkan Diplomasi Senjata di Asia Tenggara

Mereka memiliki riwayat perjalanan dari Tasikmalaya ke Jakarta (nginap di mesjid Kebon Jeruk) sebelum naik kapal.

Ada juga 2 warga Ternate yang terkonfirmasi positif Covid19 dengan riwayat perjalanan dari Bandung ke Ternate menggunakan KM Doro Londa. Dengan demikian ada 8 orang pada pelayaran tanggal 2 April 2020.

Tanggal 16 April 2020 : Ada ratusan penumpang yang datang ke Ternate. 167 orang di Rapid Test pada hari itu. Hasilnya ada 19 ABK dan 2 warga yang reaktif dan diisolasi untuk PCR.

Tanggal 26 April 2020, hasil pemeriksaan PCR mengkonfirmasi 1 warga Ternate asal Morotai yang ikut dalam pelayaran Doro Londa positif Covid19. Pada tanggal 30 April 2020, 8 ABK dinyatakan Positif Corona.

Baca Juga  Esok, kasus ADD-DD Kilang dilimpahkan ke Kejari Ambon

Menurut saya. para ABK ini yang mesti dicari tau pekerjaannya di atas kapal – kalo di bagian pantry atau makanan maka akan bertambah rumyam masalah ini. Di hari yang sama ada salah satu warga ber KTP Ternate meninggal di RSUD Labuha dan dimakamkan dengan protokol Covid19.

Almarhum telah di Rapid Test di Puskesmas Kayoa dan hasilnya reaktif. Mengalami sesak nafas lalu di rujuk ke Labuha namun tidak tertolong. Almarhum tercatat sebagai penumpang KM Doro Londa dari Ambon.

Ada beberapa data yang masih saya verifikasi untuk melengkapi postingan ini. Moga jadi catatan serius untuk kita semua. Mohon tidak dicopypaste tanpa menyebut sumber!!

Mari tarus baku kase inga bae bae