DPP NasDem Diminta Suarakan Sultan Zainal Abidin Sjah Sebagai Pahlawan Nasional

oleh -7 views
Link Banner

Porostimur.com, Tidore – Dewan Pakar DPW Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Maluku Utara meminta agar DPP NasDem ikut menyuarakan pengangkatan Sultan Zainal Abidin Sjah sebagai pahlawan nasional.

“DPP Partai NasDem ingin mendorong partainya untuk mengedepankan tentang kebudayaan Tidore sehingga bisa berkontribusi dan memperkaya kebudayaan nasional,” jelas Dewan Pakar DPW NasDem Malut Ishak Naser, di Kedaton Kesultanan Tidore, Jumat (23/9/2022).

Berkaitan dengan sejarah Kesultanan Tidore, politisi NasDem ini bilang bahwa dalam penguatan NKRI, penting didengungkan, sebab negeri in telah melahirkan pahlawan nasional yang kedepan menyusul ada beberapa pahlawan-pahlawan yang lain.

“Kami juga titipkan kepada DPP Partai NasDem untuk membantu menyuarakan Sultan Zainal Abidin Sjah yang belum diangkat menjadi pahlawan nasional. Pemerintah pusat harus mempertimbangkan jasa-jasanya selama menjabat sebagai gubernur pertama Provinsi Irian Barat,” tegasnya.

Dari sinergisitas ini, tidak bicara dalam politik praktiks. Tetapi hubungan kerja-kerja politik ini, harus ditempatkan dalam politik kenegaraan yang berkontribusi terhadap negara secara utuh tanpa mendiskriminasi atau memilah-milah masyarakat satu dengan yang lain.

Baca Juga  Kejari Sanana Mulai Lidik Dugaan Korupsi DD dan ADD di Tiga Desa

Artinya, Partai NasDem memikirkan satu daerah itu bagian dari NKRI, sehingga orang merasa Tidore, bahkan masyarakat di luar menjadi bagian yang utuh.

“NasDem punya prinsip-prinsip yang sudah diatur. Karena ada garis politik perjuangan telah diatur yaitu, berdikari secara ekonomi, berdaulat secara politik, dan bermartabat secara budaya,” tukasnya.

Menurut Ishak, tugas partai bukan menulis, tetapi mewujudkan apa yang ditulis oleh para ilmuan. Pemikiran-pemikiran politik dilahirkan harus berbasis pada naskah akademik yang diterbitkan oleh ahli atau akademisi kita.

Bahkan kata Ishak, dari fraksi NasDem di DPRD Provinsi Maluku Utara turut mendorong program-program penilitian dan riset di bidang sejarah dan kebudayaan.

“Narasi-narasi yang dibaut dalam peninggalan budaya kurang berkembang, salah satunya kita tidak punya refenrensi. Akan tetapi terkait itu, saya dan Sultan Tidore pernah mengejar sampai di Belanda, Madrid, dan bahkan mereka menunjuk ke meseum Sevila,” paparnya.

Tetapi sejauh ini, hanya dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKKP) sudah melakukan hal tersebut. Mesti begitu, Partai NasDem dari DPP sampai ke DPD tetap mendorong semua itu.

Baca Juga  Kapolda Maluku Ikut Menjemput Menteri & Kepala BKPM

“Partai politik akan berpikir dan berusaha mendapatkan kekuatan sebesar-besarnya. Tetapi, semuanya tergantung dari rakyat, waluapun kita berjuang setengah mati, kalau rakyat tidak mendukung, hal tersebut percuma,” ucapnya.

Ishak menambahkan, sikap Partai NasDem yang terbuka ini, masyarakat semakin merasakan sepak terjang, kiprah, serta orientasi tujuan Partai NasDem kedepan. Saatnya masyarakat sudah mengubah pilihan-pilihan politik dan pilihan yang lebih baik itu, sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman.

Sementara itu, Komando Terotorial Wilayah Maluku-Utara DPP Partai NasDem Rosita menambahkan, yang disampaikan oleh Dewan Pakar DPW Partai NasDem Ishak Naser menjadi acuan di DPP.

“Jadi sinergitas daerah dan pusat, terkait dengan salah satu Sultan Tidore yakni, Zainal Abidin Sjah sebagai tokoh pahlawan Nasional,” ungkapnya.

Ketika ditanyakan tentang strategi kemenangan dari NasDem, Rosita menjelaskan, kita tetap mendorong tentang kebudayaan dan menginginkan lebih.

Baca Juga  Polisi Ancam Warga yang Keluyuran di Tengah Pandemi Corona dengan Rotan

“Kalau DPR RI kita tetap mempertahankan satu, tetapi untuk dua kami masih melihat kondisi, di mana ada calon presiden yang diusung dan dapat diterima oleh masyarakat, khususnya di Maluku Utara,” tuturnya.

Pada posisi bergaining NasDem, Rosita memaparkan, ada target di 5 dapil Provinsi Maluku Utara, kita akan menargetkan lebih dari itu.

“Ada satu kehormatan dari Kesultanan Tidore mendapat kunjungan dari DPP Partai NasDem dan DPRD Kalimantan Tengah dengan tujuan melaksanakan silaturahmi dengan Sultan Tidore H. Husain Alting Sjah, Bobato, dan para imam di mesjid Kesultanan Tidore,” tambahnya.

Berkaitan dengan dijadwalkan Ketua Umum DPP Partai NasDem, Rosita mengatakan, harus melihat kondisi kesehatan sehingga batal mengunjungi Maluku Utara, Sulawesi dan Kalimantan.

“Pembatalan kunjungan Ketua DPP NasDem, dan digantikan dengan Komando Teritorial Maluku-Utara DPP Partai NasDem, Rosita dan Nining Indra Saleh,” ujarnya. (Culen)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.