DPRD dan Kejari Halbar “Semprot” Gustu Covid-19

oleh -285 views
Link Banner

Porostimur.com | Jailolo: Penanganan virus Corona di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dinilai sangat lemah, hal ini disebabkan karena masih banyak terjadi kekurangan APD.

Penilaian ini diungkapkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Halbar dan Ketua DPRD Kab. Halbar di dalam Rapat Dengar Pendapat yang difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), di lokasi wisata Teluk Rapa Pelangi Desa Bobanehena, Senin (30/3/2020).

Kepala Kejari Halbar Salomina Meyke mempertanyakan terkait bagaimana kesiapan Dinas Kesehatan (Dinkes), pihak Rumah Sakit maupun Satgus sejauh ini dalam menangani penyebaran Covid-19 di Halbar.

“Ini yang perlu diperhatikan di setiap kerja-kerja di lapangan. Ini adalah hal riil yang harus diprioritaskan,” tuturnya.

Kajari menilai, kerja tim dalam mengatasi penyebaran virus corona di Halbar sangat lemah, seperti yang dilakukan di Pelabuhan Jailolo saat dalam pemeriksaan.

Baca Juga  Kapolres Malteng Terima Kunjungan Silaturahmi Pimpinan PLN Area Masohi

“Jangan hanya terfokus pemeriksaan kepada penumpang kapal yang tiba, tapi harus fokus juga ke penumpang speedboat, karena di speedboat itu pastinya ada penumpang yang datang dari luar Maluku Utara,” ungkapnya.

Salomina menyinggung ketersediaan masker yang begitu kekurangan. Ia menegaskan bahwa harusnya masker diprioritaskan sebab ini menjadi kebutuhan dalam penanganan pencegahan Corona.

“Semoga ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua dalam penanganan Covid 19, karena ini menjadi sarana utama pendukung,” tukasnya.

“Kami Kejari Halbar juga akan tetap kerja sama untuk mendukung penanganan Covid-19,” kata Kapala Kejari.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kab. Halbar Charles R. Gustan menilai hingga saat ini kerja Satgus sangat lemah, karena ada beberapa pelabuhan di Kab. Halbar yang dibiarkan begitu saja.

Baca Juga  Dimeriahkan Iwan Fals Hingga Rhoma Irama, Synchronize Fest 2020 Digelar Malam Ini

“Seperti terjadi di pelabuhan Sidangoli, ketika saya tiba dari Ternate, tidak ada tim yang menjaga untuk memeriksa, begitupun dengan penumpang yang lain,” tuturnya.

Charles menegaskan kepada Dinkes Halbar agar secepatnya melakukan pengajuan, sebab ini sudah diinstruksikan langsung dari pusat.

“Kami tetap akan ketuk untuk membantu terkait pencegahan COVID -19 dalam oenyediaan APD, dan ini kita semua turut mengawasi,” pungkasnya.