DPRD Kota Ambon Harap Dishub Dapat Mengurangi Kemacetan Jelang Nataru

oleh -78 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Anggota Komisi III DPRD Kota Ambon Lucky Upulatu Nikijuluw, berharap Dinas Perhubungan (Dishub) dapat membuka beberapa titik ruas jalan yang selama ini ditutup sehingga tidak terjadi kemacetan yang selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 nanti.

“Dalam tugas dan tanggungjawab sebagai mitra kerja Dinas Perhubungan, ini sering disampaikan oleh kami anggota Komisi III terkait rekayasa lalu lintas untuk bagaimana kemacetan di Kota Ambon harus diurai,” ujarnya di baileo rakyat, Belakang Soya, Selasa (21/12/2021).

Nikijuluw bilang, memang sampai pertemuan terkahir Komisi III dengan dinas terkait berupaya mendorong ada langkah strategis lain yang dilakukan Dinas Perhubungan dalam rangka mengurangi kemacetan.

Baca Juga  Kejati Maluku Gelar Dialog Interaktif Jaksa Menyapa

“Pintu masuk ke Kota Ambon ada beberapa alternatif tapi pintu keluar hanya terkumpul pada satu wilayah jalan,” tukasnya.

Oleh karena itu, kata Nikijuluw, DPRD melalui Komisi III mengimbau kepada Kadis Perhubungan untuk memperhatikan kondisi ini, terutama menjelang Natal atau Tahun Baru.

“H-2 bahkan H-3 pasti akan terjadi penumpukan di area atau ruas jalan tertentu. Jadi kami berharap ini menjadi perhatian Dinas Perhubungan. Tapi sampai sekarang sepertinya belum terlihat langkah-langkah yang diambil,” kata Nikijuluw.

“Kami punya harapan sungguh mudah-mudahan menjelang H-2 atau H-3 ini ada sebuah perubahan dan langkah strategis yang dibuat Dinas Perhubungan, karena ini juga menjadi keresahan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga  Jerman dikutuk dan Brasil kehilangan fokus

Nikijuluw menambahkan, secara formal dan informal telah disampaikan dalam pertemuan antara Komisi III DPRD Kota Ambon dengan dinas terkait, sehingga dia berharap akan ditindak lanjuti, minimal ruas jalan Rijali dibuka saat Natal dan Tahun Baru supaya ada akses alternatif lain yang bisa pergunakan masyarakat pengguna jalan.

“Syukur-syukur tidak terjadi kecelakaan karena kalau terjadi maka masyarakat yang akan menjadi korban,” katanya.

Lucky berharap ada konsentrasi dan perhatian khusus dari Dinas Perhubungan untuk melihat kemacetan. “Jadi minimal mengurangi kemacetan itu, agar masyarakat tidak terpusat pada satu titik ruas jalan,” harapnya. (Nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.