DPRD Maluku Apresiasi Kemenag Kelola Penyelenggaraan Ibadah Haji 2019

oleh -41 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: DPRD Provinsi Maluku melalui Komisi IV mengapresiasi Kementerian Agama (Kemenag) Maluku atas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2019 kemarin.

Reaksi positif itu disampaikan sejumlah legislator Komisi IV saat rapat dengar pendapat bersama Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Maluku, Jamaludin Bugis, Kepala Bidang PHU, H. Yamin dan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Yasir Rumadaul terkait laporan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1440 H/2019 M dari segi pelayanan, revitalisasi asrama haji Maluku sebagai syarat mutlak terwujudnya Embarkasi Haji Antara (EHA), penambahan kuota haji, serta kinerja petugas haji.

“Kami mengapresiasi Kemenag Maluku dalam mengelola penyelenggaraan haji tahun 2019 ini, sehingga dapat memberikan kepuasan bagi jamaah haji dan kami mendukung percepatan embarkasi haji antara segera direalisasikan di tahun ini,” kata Wakil Ketua DPRD Maluku, Abdullah Asis Sangkala di Ruang Rapat DPRD Komisi IV Karang Panjang Ambon, Jumat (10/1) kemarin.

Baca Juga  Cabuli anak di bawah umur, LM dipolisikan

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV, Ruslan Hurasan didampingi Sekretaris Komisi, Justina Renyaan ini, Sangkala menilai khusus  untuk embarkasi haji antara sangat perlu mendapat respon cepat dari Pemerintah Daerah, bahkan dirinya berniat mendorong Kemenag RI untuk segera menetapkan Maluku menjadi pusat pelayanan haji di kawasan Indonesia Timur.

“Kita tentu melihat asas manfaat lebih besar, selain meringankan penderitaan jamaah haji dari pulau ke pulau, tentu embarkasi haji dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika mimpi ini bisa terwujud,” tegas Sangkala dihadapan 6 Dewan Komisi IV.

Ditempat yang sama, penilaian lain datang dari Rostina. Dewan asal PKS tersebut mengapresiasi program manasik haji sepanjang tahun.

Baca Juga  Pendekatan Antisipasi Hoaks Terus Dilakukan Pascagempa Maluku

Baginya, umat Islam di Maluku bila ingin berangkat haji harusnya cerdas memahami dan menguasai seluruh rangkaian ibadah haji.

“Apresiasi luar biasa apabila umat Islam di Maluku bisa manasik haji sepanjang tahun,” kata Rostina.

Sementara Kabag TU, Jamaludin Bugis dalam menanggapi pendapat dari sejumlah anggota Komisi IV menegaskan, bahwa rencana mewujudkan embarkasi haji antara bukan lagi niat atau hayalan, tetapi bisa dibuktikan secara langsung di lapangan.

“Kalau di tahun 2000 atau dibawahnya boleh dikatakan menghayal, namun dibawah kepemimpinan Kakanwil Kemenag Maluku, Fesal Musaad itu sudah jadi kenyataan, tinggal diresmikan saja,” tegasnya.

Pembuktian itu pertama, ungkap Kabag TU, adalah sarana prasarana. Saat ini bisa dilihat dari asrama haji yang berlokasi di Waiheru dengan daya tampung berkapasitas 600 orang, revitalisasi Bandara Pattimura untuk ketebalan landasan pacu bagi pesawat berbadan dan pengaspalan jalan di lokasi asrama haji.

Baca Juga  Pangdam Pattimura Tanam Jagung Perdana di Buru Selatan

“Semua sudah kita penuhi termasuk aula kedatangan dan kepulangan, tinggal tunggu keputusan pusat untuk resmikan embarkasi haji di Maluku,” ungkap Kabag TU.

Selain membahas persoalan haji, DPRD Komisi IV juga menyoroti persoalan pendidikan madrasah di Maluku.

Mereka mendesak agar sarana dan prasarana (sarpras) gedung sekolah madrasah yang rusak pasca gempa segera direnovasi dan sebagai langkah awal, Kabag TU menyerahkan proposal sarpras sejumlah madrasah di Kabupaten SBB, Kota Ambon dan Maluku Tengah kepada Wakil Ketua Komisi IV, Ruslan Hurasan guna dijadikan bahan aspirasi DPRD Maluku untuk disuarakan di Kementerian PUPR. (red/inmas)